Jaga Kenyamanan Pasien, RSUD Raja Tomblotutu Susun Sistem Parkir Standar dan Aman

oleh -95 Dilihat
oleh
Keterangan foto: Suasana area parkir kendaraan di lingkungan RSUD Raja Tomblotutu, Parigi Moutong, bersama ilustrasi pejabat rumah sakit saat memberikan keterangan terkait rencana penataan sistem parkir guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan pasien serta pengunjung. Foto: Dok. Konteks Sulawesi/Basrul
Keterangan foto: Suasana area parkir kendaraan di lingkungan RSUD Raja Tomblotutu, Parigi Moutong, bersama ilustrasi pejabat rumah sakit saat memberikan keterangan terkait rencana penataan sistem parkir guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan pasien serta pengunjung. Foto: Dok. Konteks Sulawesi/Basrul

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Ramainya keluhan soal layanan rumah sakit gratis namun parkir berbayar di media sosial membuat RSUD Raja Tomblotutu, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) bergerak. Manajemen memastikan tengah menyiapkan sistem parkir yang tertata, aman, dan tidak memberatkan pengunjung, termasuk kemungkinan menggandeng pihak ketiga resmi.

Kepala Bagian Umum RSUD Raja Tomblotutu, Muhammad RUM, S.Kep, mengatakan pihaknya sedang mengkaji penataan parkir agar lebih maksimal tanpa menimbulkan keluhan dari masyarakat.

“Kami akan rapat dulu dengan pimpinan. Kalau sudah diizinkan, kami akan jalankan sesuai ide yang disampaikan. Intinya kami mencari solusi supaya tidak ada komplain dari luar,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Baca Juga:  Ratusan Personel Polisi Amankan Penetapan Anggota DPRD Provinsi Sulteng

Menurutnya, isu yang beredar di media sosial tentang rumah sakit gratis tetapi parkir berbayar menjadi perhatian serius manajemen. Karena itu, kebijakan parkir akan disusun dengan mempertimbangkan kenyamanan dan kemampuan pengunjung.

Sementara itu, Kepala Bidang Keperawatan RSUD Raja Tomblotutu, Anwar, S.Kep, menjelaskan bahwa pengelolaan parkir juga berkaitan dengan pelayanan dan keamanan di lingkungan rumah sakit.

“Kalau tujuannya baik untuk kepentingan pengunjung dan pasien, kenapa tidak dibuatkan sistem yang jelas. Parkiran ini juga salah satu sumber pendapatan rumah sakit dalam skema BLUD,” katanya.

Baca Juga:  Nilai Perputaran Ekonomi Industri Halal RI di 2023 Capai Rp36 Triliun

Ia menegaskan, selain menjadi sumber pendapatan, penataan parkir penting untuk menjamin keamanan kendaraan pasien maupun pengunjung.

“Yang paling penting masyarakat tahu, dengan parkir yang memadai, keamanan kendaraan lebih terjamin dan ada standar biaya yang jelas,” jelasnya.

Anwar menambahkan, pihak rumah sakit akan berkoordinasi dengan bagian terkait untuk menentukan aturan dan standar biaya, termasuk kemungkinan memilih skema parkir umum atau parkir khusus.

“Berdasarkan pengalaman di rumah sakit sebelumnya, kami menggunakan parkir khusus yang disesuaikan dengan upah minimum di wilayah tersebut,” tambahnya.

Baca Juga:  Warga Kilo Poso Temukan Senpi Rakitan Dalam Kondisi Berkarat

Ke depan, manajemen berencana membentuk tim khusus dan membuka peluang kerja sama dengan vendor atau pihak ketiga yang memiliki legalitas resmi untuk mengelola parkir.

“Insyaallah kita akan bentuk tim atau bekerja sama dengan vendor yang legal agar lahan parkir benar-benar bermanfaat bagi rumah sakit dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia menekankan, penataan parkir juga mencerminkan wajah pelayanan rumah sakit.

“Tujuannya bagus, karena rumah sakit itu lambang kebersihan dan ketertiban. Kalau parkirannya semrawut, bagaimana kesan pelayanan di dalamnya,” tandasnya.

Laporan: Iskandar Miu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *