Jelang Deadline SELTER, 4 Nama Pejabat Strategis Parimo Muncul di Radar Provinsi

oleh -1584 Dilihat
oleh
Keterangan Foto: Empat pejabat strategis Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong yang dikabarkan mengikuti seleksi terbuka (SELTER) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dengan latar surat pengumuman Panitia Seleksi. (Foto: Dok. Konteks Sulawesi)
Keterangan Foto: Empat pejabat strategis Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong yang dikabarkan mengikuti seleksi terbuka (SELTER) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dengan latar surat pengumuman Panitia Seleksi. (Foto: Dok. Konteks Sulawesi)

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Bursa jabatan di Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mulai menghangat. Empat pejabat strategis Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dikabarkan ikut bertarung dalam seleksi terbuka (SELTER) jabatan provinsi, memicu spekulasi rotasi besar di level birokrasi.

Isu keterlibatan empat pejabat tersebut santer beredar di kalangan birokrasi dan masyarakat, seiring dinamika promosi dan penyegaran organisasi di tingkat provinsi.

Berdasarkan portal resmi BKPSDM Provinsi Sulawesi Tengah, tahapan pemberkasan seleksi terbuka dijadwalkan berakhir pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 16.00 WITA. Jadwal ini memperkuat kabar bahwa sejumlah pejabat dari kabupaten/kota, termasuk Parigi Moutong, tengah mengikuti proses perebutan kursi strategis di lingkup provinsi.

Baca Juga:  Pjs Gubernur Imbau Jaga Ketertiban dan Hubungan Sosial di HUT Kota Palu

Empat nama yang mengemuka yakni Zulfinasran, Fit Dewana, Nur Srikandi Puja, dan Mohammad Nasir. Keempatnya merupakan pejabat aktif yang saat ini memegang posisi penting di Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.

Zulfinasran diketahui menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong. Sebagai pimpinan tertinggi ASN di daerah, ia berperan mengoordinasikan seluruh perangkat daerah serta memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan efisien.

Sementara Fit Dewana, yang saat ini menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UKM Parigi Moutong, dikenal aktif mendorong penguatan sektor koperasi serta pelaku UMKM agar lebih berkembang dan berdaya saing.

Baca Juga:  Tukang Bentor Nyatakan Siap Menangkan Nizar-Ardi di Pilkada Parigi Moutong

Adapun Nur Srikandi Puja mengemban jabatan Sekretaris DPRD (Sekwan) Parigi Moutong. Posisi ini menuntut kemampuan manajerial, komunikasi, dan koordinasi tinggi dalam mendukung fungsi legislasi dan administrasi kelembagaan.

Sedangkan Mohammad Nasir, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Parigi Moutong, dinilai konsisten mendorong optimalisasi potensi sektor kelautan dan perikanan sebagai penopang ekonomi masyarakat pesisir.

Mencuatnya empat nama tersebut dinilai berkaitan dengan kebutuhan penyegaran organisasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yang disebut membuka peluang bagi pejabat potensial dari kabupaten/kota untuk naik ke level provinsi.

Di internal Pemkab Parigi Moutong, keempat pejabat ini disebut memiliki kapasitas dan pengalaman yang kuat, baik dari sisi manajerial maupun teknis.

Baca Juga:  Usulan Berulang, Pembangunan Jembatan Lingkar Parimo Terkesan Dibiarkan

Sejumlah sumber internal menyebut peluang ini dimanfaatkan sebagai bentuk pengabdian yang lebih luas di tingkat provinsi.

“Secara kapasitas dan rekam jejak, mereka sangat layak bersaing. Tinggal bagaimana mekanisme seleksi berjalan sesuai aturan,” ujar salah satu sumber, Selasa (17/2/2026).

Kehadiran putra-putri daerah di level provinsi diharapkan mampu membawa semangat profesionalisme serta kontribusi nyata bagi pembangunan Sulawesi Tengah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi demi percepatan pembangunan daerah.

Laporan: Tommy Noho

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *