Bumdes Sidoan Jalankan Usaha Ayam Petelur untuk Ketahanan Pangan Desa

oleh -3418 Dilihat
oleh
Keterangan Foto: Kepala Desa Sidoan, Mohammad Jum’at, menunjukkan hasil produksi telur ayam petelur yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sidoan sebagai bagian dari program ketahanan pangan desa di Kecamatan Sidoan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Foto: Iskandar
Keterangan Foto: Kepala Desa Sidoan, Mohammad Jum’at, menunjukkan hasil produksi telur ayam petelur yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sidoan sebagai bagian dari program ketahanan pangan desa di Kecamatan Sidoan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Foto: Iskandar

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Pemerintah Desa Sidoan, Kecamatan Sidoan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, memulai usaha ayam petelur sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan desa. Program ini dijalankan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sidoan dengan memanfaatkan alokasi dana desa tahun berjalan.

Sebanyak 400 ekor ayam petelur dilepas untuk dikelola BUMDes Sidoan. Kepala Desa Sidoan, Mohammad Jum’at, menyatakan program tersebut merupakan langkah awal pemerintah desa dalam menjalankan kebijakan ketahanan pangan yang telah ditetapkan secara nasional.

“Kami memulai dari skala yang terukur. Pengelolaan ayam petelur ini sepenuhnya dilakukan oleh BUMDes sebagai penggerak ekonomi desa,” kata Mohammad Jum’at, Kamis, 19 Desember 2025.

Baca Juga:  Bertemu Tokoh Masyarakat Desa Tibu, Pasangan BERSINAR Paparkan Fokus Program Kerja

Ia menjelaskan, program ayam petelur ini dibiayai dari dana desa, di mana 20 persen anggaran memang diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan. Menurut dia, pemanfaatan anggaran tersebut harus diwujudkan dalam kegiatan nyata yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.

“Alokasi 20 persen dana desa untuk ketahanan pangan bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi harus benar-benar menghasilkan,” ujarnya.

Kegiatan pelepasan ayam petelur dilakukan secara sederhana dan dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Parigi Moutong, Ir. Lewis. Dalam kesempatan itu, Kadis PMD menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Sidoan dan pengurus BUMDes atas inisiatif menjalankan program ketahanan pangan secara konkret.

Baca Juga:  Atlet Renang Sulteng Sumbang Medali Perak di PON 2024

“Apa yang dilakukan Desa Sidoan ini sejalan dengan kebijakan nasional dan patut menjadi contoh bagi desa lain,” kata Ir. Lewis.

Ia menegaskan, seluruh desa wajib menjalankan program ketahanan pangan secara serius. Anggaran yang telah ditetapkan pemerintah pusat, kata dia, harus dikelola secara bertanggung jawab dan berorientasi pada hasil yang berkelanjutan bagi masyarakat desa.

“Ketahanan pangan desa harus dibangun dengan langkah nyata, bukan hanya berhenti pada aturan di atas kertas,” pungkasnya.

Laporan: Iskandar Miu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *