PARIMO, KONTEKS SULAWESI — Belum lama ditambal, Jalan Trans Sulawesi Ruas II Toboli-Tinombo di Desa Baina’a Selatan, Kecamatan Sidoan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), kembali menuai sorotan. Permukaan jalan yang bergelombang membuat BPJN Sulawesi Tengah (Sulteng) turun tangan dan memerintahkan pembongkaran untuk diperbaiki ulang.
Proyek pemeliharaan jalan nasional yang dikerjakan PT Sapta Unggul milik Rudi Candra itu merupakan bagian dari pemeliharaan jalan nasional di bawah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum.
Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Ir. Bambang S. Razak, ST., MT., saat dikonfirmasi media ini melalui WhatsApp, Rabu (30/9/2026), mengatakan pihaknya telah menginstruksikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk segera memperbaiki bagian jalan yang bermasalah.
“Kami sudah instruksikan PPK untuk perbaiki kembali jalan itu dan akan membongkar kembali sesuai mekanisme perbaikan,” kata Bambang.
Ia mengakui terdapat kesalahan dalam metode pelaksanaan pekerjaan sehingga perbaikan perlu dilakukan dengan membongkar kembali bagian aspal yang bermasalah.
“Iya, ada kesalahan metode pengerjaannya. Makanya sudah kami instruksikan untuk bongkar dan perbaiki kembali hari ini juga,” pungkasnya.
Laporan: Tommy Noho









