Bupati Parimo Luncurkan Layanan Adminduk Jemput Bola di Toribulu

oleh -351 Dilihat
oleh
Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menyerahkan langsung dokumen administrasi kependudukan kepada warga saat launching pelayanan adminduk jemput bola di Kecamatan Toribulu, Kamis (4/9/2025). Foto: Aldy

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Upaya mendekatkan layanan publik kepada masyarakat kembali ditegaskan Bupati Parigi Moutong (Parimo), H. Erwin Burase. Ia secara resmi meluncurkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) jemput bola di Kecamatan Toribulu, Kamis, 4 September 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Erwin menekankan pentingnya dokumen kependudukan sebagai hak dasar warga negara untuk mengakses layanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, hingga sektor ekonomi.

“Pemerintah daerah wajib memastikan pelayanan adminduk mudah, cepat, akurat, dan tanpa biaya. Dengan jemput bola, warga tidak lagi kesulitan menjangkau kantor dinas, khususnya bagi lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat di wilayah terpencil,” ungkapnya.

Baca Juga:  Road Race Piala Bupati Parigi Moutong Resmi Digelar

Menurutnya, banyak warga enggan mengurus dokumen kependudukan karena terkendala jarak, biaya, dan proses berbelit. Tak jarang, mereka harus menempuh perjalanan jauh ke Parigi dengan ongkos besar, namun pulang tanpa hasil karena pencetakan tertunda.

“Ini yang membuat masyarakat enggan mengurus dokumen. Pemerintah harus hadir mempermudah, bukan mempersulit. Karena setiap warga pasti butuh KTP, KK, maupun akta kelahiran,” ujarnya.

Untuk menjawab persoalan tersebut, Bupati Erwin merumuskan sejumlah langkah strategis. Di antaranya pelayanan jemput bola di kecamatan, penempatan unit pencetakan KTP di Tinombo, Sausu, dan wilayah lainnya dengan tambahan dua unit dari bantuan pusat dan provinsi, serta pelimpahan sebagian kewenangan ke camat melalui program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan yang sedang digodok.

Baca Juga:  Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen KLHS Revisi RDTR Kawasan Perkotaan Parigi

Ia menargetkan, semua urusan adminduk dapat selesai di tingkat kecamatan tanpa masyarakat harus jauh-jauh datang ke Parigi.

“Kita menargetkan sampai akhir masa jabatan, semua persoalan administrasi kependudukan bisa diselesaikan di tingkat kecamatan. Masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke Parigi hanya untuk urus dokumen,” tegasnya.

Selain itu, Erwin juga menyinggung program prioritas 100 hari kerja yang sudah terealisasi, antara lain pelayanan kesehatan gratis meliputi rawat jalan di Puskesmas, layanan rujukan ke rumah sakit, hingga pengantaran jenazah tanpa biaya. Sementara di sektor pendidikan, pemerintah telah menyalurkan bantuan seragam gratis bagi siswa SD dan SMP, dengan total sekitar 10.000 siswa baru yang sudah menerima hingga awal September.

Baca Juga:  Polda Sulteng Berkomitmen Tindak Tegas Aktivitas PETI di Parigi Moutong

Erwin menutup sambutannya dengan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan publik yang lebih dekat, murah, dan inklusif.

“Pemerintah akan terus berupaya agar setiap warga dapat memenuhi hak-hak administratifnya tanpa terkendala biaya maupun jarak,” pungkasnya. ***

Laporan: Tommy Noho

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *