PARIMO, KONTEKS SULAWESI — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Avolua, Dusun III, kian meluas. Api kini dilaporkan telah menembus kawasan Gunung Maranindi hingga wilayah Desa Uevolo, Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Pantauan di lokasi, Rabu (4/2/2026), menunjukkan kobaran api membesar dan menghanguskan kebun cokelat serta cengkeh milik warga. Seorang warga Avolua mengaku kebun cengkehnya tak terselamatkan akibat cepatnya perambatan api.
Angin kencang menjadi faktor utama meluasnya kebakaran. Tiupan angin membuat api terus membesar, diperparah oleh batang dan ranting pohon yang telah terbakar lalu jatuh dan menggelinding ke area yang sebelumnya belum tersentuh api.
Di Desa Uevolo, warga berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sejumlah pemilik kebun terlihat menggendong semprotan rumput untuk menyiram titik api, sementara lainnya berupaya membuat blokade darurat guna mencegah api menjalar lebih luas.
Hingga berita ini diturunkan, kebakaran masih berlangsung dan upaya pemadaman dilakukan secara swadaya oleh warga setempat.
Laporan: Tommy Noho









