PARIMO, KONTEKS SULAWESI — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menerima sekaligus melepas Tim Dakwah Muda Persatuan Pelajar Islam (PPI) Alkhairaat, Jum’at (20/2/2026). Bupati Erwin Burase menegaskan para dai muda harus tampil santun, bijaksana, dan menjadi teladan di tengah masyarakat, bukan sekadar berdakwah secara seremonial. Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan generasi muda dalam menyebarkan syiar Islam serta membangun karakter masyarakat.
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, dalam arahannya menegaskan pentingnya peran dai muda sebagai agen perubahan yang membawa kesejukan di tengah masyarakat. Ia mengingatkan agar dakwah dilakukan dengan pendekatan yang santun dan memberi contoh nyata.
“Saya berpesan kepada para dai muda agar dapat berbaur dengan masyarakat, berinteraksi secara santun, bijaksana, dan penuh keteladanan. Memberikan pencerahan, serta menjadi teladan dalam sikap, tutur kata, dan perbuatan,” ujar Erwin.
Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Parigi Moutong, Bupati juga menyampaikan selamat datang kepada Tim Dakwah Muda PPI Alkhairaat. Ia menilai kehadiran para dai muda membawa harapan besar dalam memperkuat nilai keagamaan dan persatuan sosial di daerah.
“Kehadiran adik-adik sekalian membawa misi mulia dalam menyebarkan syiar Islam, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan. Semoga seluruh rangkaian kegiatan dakwah dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pelepasan tim dakwah ini menjadi wujud kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan Islam dalam memperkuat nilai religius, persatuan, serta pembangunan karakter generasi muda.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap kehadiran Tim Dakwah Muda PPI Alkhairaat mampu menjadi energi baru bagi Masyarakat, menghadirkan dakwah yang merangkul, menyejukkan, serta memberi teladan nyata dalam kehidupan sosial.
Sumber: Diskominfo









