Sidoan Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Kebersamaan

oleh -403 Dilihat
oleh
Camat Sidoan bersama TP-PKK dan peserta kegiatan memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui berbagai lomba di tingkat Kecamatan Sidoan, Kabupaten Parigi Moutong. Foto: Iskandar Miu
Camat Sidoan bersama TP-PKK dan peserta kegiatan memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui berbagai lomba di tingkat Kecamatan Sidoan, Kabupaten Parigi Moutong. Foto: Iskandar Miu

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Pemerintah Kecamatan Sidoan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), bersama Tim Penggerak PKK Kecamatan Sidoan menggelar berbagai lomba dan kegiatan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rangkaian kegiatan dipusatkan di Kantor Kecamatan Sidoan dan diikuti perwakilan desa, kelompok masyarakat, warga lanjut usia, hingga anak-anak Kelompok Bermain (KB) se-Kecamatan Sidoan. Antusiasme peserta terlihat sejak kegiatan dimulai, mencerminkan semangat kebersamaan dalam memperingati momentum kemerdekaan.

Camat Sidoan Haris Irawan, S.P., dalam sambutannya Jum’at (14/8/2026). mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT RI bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat persatuan dan gotong royong.

“Semangat kemerdekaan kita bersama, kita bisa!” ujar Haris.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua TP-PKK desa se-Kecamatan Sidoan. Pesan yang disampaikan mengangkat semangat “Perempuan Hebat, PKK Kuat, Desa Bermartabat, Indonesia Hebat”, sekaligus menegaskan pentingnya peran perempuan dan PKK dalam mendorong kemajuan keluarga, desa, dan masyarakat.

Baca Juga:  Bupati Erwin Burase Perjuangkan Pemerataan Pendidikan Parimo di Kemendikdasmen

Kemeriahan semakin terasa melalui berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat dari berbagai kelompok usia. Lomba karaoke lansia, misalnya, menjadi ajang bagi warga lanjut usia untuk menunjukkan bakat sekaligus membangun suasana hangat dan penuh keceriaan.

Selain itu, digelar senam lansia dengan gerakan ringan dan sehat yang dirancang untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat.

Ada pula senam cuci tangan yang dikemas secara edukatif dan menarik. Kegiatan tersebut mengajarkan enam langkah mencuci tangan yang benar melalui gerakan senam kreatif dengan pesan utama menjaga kebersihan untuk menciptakan masyarakat yang sehat.

Lomba sambutan Ketua TP-PKK desa juga menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian. Ajang tersebut menjadi ruang bagi para ketua PKK desa untuk menunjukkan kemampuan berbicara, menyampaikan gagasan, serta menyuarakan harapan bagi kemajuan desa masing-masing.

Baca Juga:  Sekolah Tempat Bernaung Pengungsi Gaza Dihantam Rudal Israel

Sementara bagi anak-anak, Kecamatan Sidoan menggelar lomba administrasi dan K3 untuk Kelompok Bermain (KB) se-Kecamatan Sidoan. Kegiatan ini diarahkan untuk mendorong terciptanya lingkungan belajar yang sehat, aman, tertib, dan nyaman.

Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan sambil bermain dan belajar. Dari kegiatan tersebut, nilai kebersamaan, kemandirian, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap lingkungan ditanamkan sejak usia dini.

Bagi pemerintah kecamatan, kemeriahan HUT RI ke-81 bukan hanya tentang perlombaan dan hiburan. Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan masyarakat, menghidupkan kembali semangat gotong royong, serta mempererat hubungan antara pemerintah, PKK, dan warga.

Semangat “PKK maju, desa maju, Indonesia maju” juga menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan. Pemerintah Kecamatan Sidoan bersama TP-PKK berkomitmen mendorong terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, mandiri, dan berdaya sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air di seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga:  Rusdy Mastura Yakinkan Atlet Sulteng Bisa Ukir Sejarah di PON 2024

Suasana Kantor Kecamatan Sidoan semakin semarak dengan hiasan bendera Merah Putih, tawa anak-anak, semangat para lansia, serta kebersamaan warga dari berbagai desa. Peringatan kemerdekaan pun tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat rasa memiliki terhadap desa dan bangsa.

“Kita ingin semangat kemerdekaan ini tidak berhenti pada perlombaan, tetapi terus hidup dalam kehidupan sehari-hari melalui persatuan, gotong royong, keluarga yang sehat, dan masyarakat yang saling mendukung. Dengan kebersamaan, Sidoan akan semakin kuat dan mampu ikut membangun daerah serta Indonesia,” pungkas Haris.

Laporan: Iskandar Miu