PARIMO, KONTEKS SULAWESI — Wakil Bupati Parigi Moutong (Parimo), H. Abdul Sahid, membacakan sambutan Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Pengurus Cabang Wanita Islam Alkhairaat (WIA) Kecamatan Tinombo Selatan, Senin (28/9/2026), di Gedung Serbaguna Pantai Mosing, Desa Siney.
Dalam sambutan tersebut, Bupati mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum mengevaluasi diri sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Cinta kepada Rasulullah harus terlihat dalam akhlak, sikap, perkataan, kejujuran, kesabaran, kepedulian, dan cara kita memperlakukan sesama,” demikian sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati.
Bupati juga mengingatkan agar perkembangan teknologi dan pembangunan tetap berjalan seiring dengan penguatan moral serta akhlak. Menurutnya, keluarga dan masyarakat memiliki peran penting dalam melindungi generasi muda dari berbagai persoalan sosial.
Ia menyebut narkoba, minuman keras, pergaulan bebas, kekerasan, perjudian, hingga penyalahgunaan teknologi dan media sosial sebagai tantangan yang perlu dicegah bersama.
“Pencegahan harus dimulai dari rumah. Keteladanan harus dimulai dari orang tua. Pembinaan harus dimulai dari lingkungan kita sendiri,” ujarnya.
Bupati turut mengapresiasi WIA Kecamatan Tinombo Selatan yang telah menggelar kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi sarana memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga memperkuat silaturahmi, ukhuwah Islamiyah, pembinaan keluarga, dan generasi muda.
Kegiatan tersebut turut dihadiri pejabat pimpinan tinggi pratama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, unsur Forkopimcam dan jajaran Kecamatan Tinombo Selatan, pemerintah desa, pengurus WIA, alim ulama, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta masyarakat.
Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW disampaikan Habib Abdullah Reza Aljufri, Lc., MA. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat pembinaan keluarga dan generasi muda.
“Semoga peringatan Maulid ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi kita untuk terus meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.Sumber: Diskominfo Kabupaten Parigi Moutong.









