Bupati Parimo Serap Inovasi Pertanian di PENAS XVII Gorontalo

oleh -33 Dilihat
oleh
Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengikuti pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo. Kehadiran Parimo dalam forum nasional tersebut menjadi bagian dari upaya menyerap inovasi dan memperkuat pembangunan sektor pertanian serta perikanan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan. Foto: Diskominfo Parigi Moutong.
Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengikuti pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo. Kehadiran Parimo dalam forum nasional tersebut menjadi bagian dari upaya menyerap inovasi dan memperkuat pembangunan sektor pertanian serta perikanan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan. Foto: Diskominfo Parigi Moutong.

GORONTALO, KONTEKS SULAWESI Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dan perikanan dengan menghadiri Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo.

Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase bersama Wakil Bupati H. Abdul Sahid hadir langsung pada pembukaan kegiatan yang berlangsung di GORR David-Tony, Limboto, Sabtu (20/6/2026). Keduanya didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

PENAS XVII yang berlangsung hingga 25 Juni 2026 itu dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Turut hadir Menteri Pertanian RI, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, anggota DPR RI, Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, serta jajaran pejabat kementerian dan lembaga pemerintah pusat.

Baca Juga:  KPAI Minta Tak Ada Porno dan Kekerasan di Daftar Sastra Masuk Kurikulum

Dalam sambutannya, Wakil Presiden menegaskan bahwa kemandirian pangan merupakan salah satu agenda prioritas nasional yang harus terus diperkuat di tengah tantangan geopolitik global, dinamika ekonomi dunia, serta perang dagang yang berdampak pada sektor pangan.

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari pengendalian alih fungsi lahan pertanian, penyediaan benih unggul, kemudahan akses permodalan, kepastian pasar hasil produksi, stabilisasi harga, penguatan sistem pergudangan, hingga penyaluran pupuk subsidi yang lebih tepat sasaran.

Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam ajang nasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan, memperkuat jejaring, serta menyerap berbagai inovasi dan teknologi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perikanan di daerah.

Baca Juga:  Polsek Sausu Tangkap Komplotan Pencuri, Dua Pelaku Masih di Bawah Umur

Bagi Parigi Moutong, sektor pertanian dan perikanan merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat. Karena itu, kehadiran pemerintah daerah dalam PENAS XVII diharapkan mampu melahirkan berbagai terobosan baru yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan.

Melalui forum nasional ini, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan sektor pangan yang berkelanjutan, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan daya saing petani dan nelayan di tengah berbagai tantangan global, pungkasnya.

Sumber: Diskominfo Parigi Moutong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *