PARIMO, KONTEKS SULAWESI — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-21 tingkat Kecamatan Moutong resmi dimulai setelah dibuka Bupati Parigi Moutong (Parimo), H. Erwin Burase, di Desa Pande, Sabtu (20/9/2026).
Perhelatan tahunan tersebut menjadi wadah syiar Islam sekaligus sarana memperkuat pemahaman dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Quran. Pemerintah daerah berharap pelaksanaan MTQ mampu mendorong lahirnya generasi yang memiliki karakter Qurani dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Di hadapan peserta, dewan hakim dan masyarakat, Erwin Burase menegaskan bahwa MTQ tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi dalam cabang perlombaan, tetapi juga memiliki makna yang lebih luas dalam membangun nilai keagamaan di tengah kehidupan masyarakat.
“Pelaksanaan MTQ bukan hanya sekadar perlombaan untuk mencari siapa yang terbaik dalam membaca, menghafal, dan mengamalkan Al-Quran. Lebih dari itu, MTQ merupakan momentum penting untuk membangun kecintaan kita terhadap Al-Quran serta memperkuat keimanan dan ketakwaan,” ujar Erwin.
Menurutnya, pemahaman terhadap Al-Quran perlu ditanamkan sejak dini agar melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan menghafal, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.
Generasi berkarakter Qurani, kata dia, akan menjadi fondasi penting dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Parigi Moutong yang maju, mandiri dan berkelanjutan.
Pada kesempatan itu, Erwin juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung. MTQ diharapkan menjadi ajang mempererat silaturahmi serta memperkuat ukhuwah Islamiyah antarkafilah dan masyarakat.
Kepada dewan hakim, Bupati berpesan agar melaksanakan tugas secara objektif dan profesional. Sementara kepada panitia dan masyarakat Desa Pande, ia menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan dukungan sehingga pelaksanaan MTQ dapat berlangsung dengan baik.
Semangat para kafilah tampak saat mengikuti defile pembukaan. Sejumlah desa bahkan menyampaikan optimisme untuk meraih prestasi terbaik pada MTQ tingkat kecamatan tahun ini.
“Tadi saya mendengar saat kafilah melintas, ada beberapa desa yang menargetkan juara satu hingga juara umum. Insyaallah, saya doakan yang terbaik untuk kita sekalian,” tuturnya.
Peserta terbaik dari MTQ ke-21 Kecamatan Moutong selanjutnya akan dipersiapkan untuk mengikuti MTQ tingkat Kabupaten Parigi Moutong yang dijadwalkan berlangsung di Desa Kayu Boko, Kecamatan Parigi Barat, pada November 2026 mendatang.
“Melalui MTQ ini, mari kita jadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup, memperkuat persaudaraan dan membangun generasi yang berakhlak mulia,” pungkasnya.
Sumber: Diskominfo Parigi Moutong









