TOUNA, KONTEKS SULAWESI – Da’i Kamtibmas Polres Tojo Una-Una (Touna), Sulawesi Tengah, Bripda Yudhi Pratama Djunu, melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Putri Madarisul Quran di Desa Sabulira, Kecamatan Ampana Kota, Ahad (5/5/2024).
Dalam kunjungannya, Bripda Yudhi tidak hanya bersilaturahmi dengan para santriwati, tetapi juga memberikan pesan-pesan kamtibmas dan menyampaikan bahaya paham radikalisme dan intoleransi.
Sebagai bentuk kepedulian dan menjalin kemitraan dengan pondok pesantren, Bripda Yudhi juga memberikan sarana kontak berupa sejadah, pakaian muslimah, dan alat salat kepada para santriwati.
Kegiatan ini disambut baik oleh para santriwati dan pimpinan pondok pesantren, Ustadz Efendi. Ustadz Efendi mengucapkan terima kasih kepada Da’i Kamtibmas atas kunjungannya dan pemberian sarana kontak yang bermanfaat bagi para santriwati.
Kasubsatgas Humas Ops Madago Raya, AKP Basirun Laele menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap generasi muda, khususnya para santriwati.
“Polri selalu berkomitmen untuk memberikan pembinaan dan pendampingan kepada generasi muda, termasuk para santriwati. Hal ini dilakukan agar mereka terhindar dari pengaruh negatif dan dapat menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia dan cinta tanah air,” ujar AKP Basirun Laele.
Basirun mengatakan, kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya Polri dalam menanggulangi paham radikalisme dan intoleransi sejak dini.
Olehnya ia berharap, para santriwati dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai-nilai moderasi dan cinta tanah air di lingkungan mereka.
“Kunjungan Da’i Kamtibmas ini merupakan bentuk sinergi antara Polri dengan pondok pesantren. Melalui sinergi ini, kita dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” pungkasnya.**









