PARIMO, KONTEKS SULAWESI — Wakil Bupati Parigi Moutong (Parimo) Abdul Sahid resmi membuka pelantikan Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Parigi Moutong periode 2025–2029 di Gereja GPID Bethel Parigi, Rabu (28/1/2026). Pelantikan ini menandai penguatan peran BAMAG sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Abdul Sahid menegaskan posisi BAMAG sebagai ruang pemersatu gereja lintas denominasi sekaligus pilar kolaborasi pembangunan.
“BAMAG memiliki peran penting menjaga persatuan umat dan menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menekankan perlunya sinergi berkelanjutan antara BAMAG dan pemerintah daerah untuk merawat toleransi dan harmoni sosial.
“Kerukunan umat beragama adalah fondasi utama untuk menciptakan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera,” kata Abdul Sahid.
Lebih jauh, BAMAG diharapkan terlibat aktif menangani persoalan sosial yang masih mengemuka, mulai dari penyalahgunaan minuman keras dan narkoba hingga kenakalan remaja dan kekerasan dalam rumah tangga, melalui pendekatan keagamaan dan pembinaan spiritual yang berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, lanjut Abdul Sahid, berkomitmen membuka ruang kemitraan dengan seluruh elemen keagamaan guna mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berlandaskan nilai keimanan serta kearifan lokal.
Pelantikan pengurus BAMAG periode 2025–2029 diharapkan menjadi momentum penguatan peran gereja dalam menjaga stabilitas sosial dan mendukung agenda pembangunan daerah. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaat Gereja GPID Bethel Parigi.
“Kami berharap BAMAG terus menjadi jembatan dialog dan solusi sosial di Parigi Moutong,” tutup Abdul Sahid.
Sumber: Diskominfo.











