PARIMO, KONTEKS SULAWESI — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menyiapkan lompatan pembangunan 2027 melalui paket Kebajikan prioritas bertajuk Program “Bersama”. Lima pilar utama digerakkan untuk mengejar target ambisius: IPM 73,19 poin, pertumbuhan ekonomi 7,31 persen, hingga penurunan kemiskinan ke angka 12,22 persen.
Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan, menegaskan program unggulan tersebut merupakan penjabaran visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati yang diformulasikan dalam lima pilar strategis sebagai arah pembangunan terpadu.
“Program unggulan ini adalah kerangka besar pembangunan daerah. Seluruh perangkat daerah wajib mengacu pada lima pilar ‘Bersama’ agar perencanaan dan penganggaran lebih terintegrasi,” ujar Irwan.
Dalam proyeksi indikator makro 2027, pemerintah daerah menargetkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 73,19 poin, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) 7,31 persen, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 1,64 persen, persentase penduduk miskin 12,22 persen, Indeks Gini 0,253, serta Indeks Risiko Bencana 118.
“Target ini realistis tetapi menantang. Karena itu, pendekatannya harus terstruktur, terukur, dan terintegrasi melalui program prioritas,” jelasnya.
Irwan memaparkan, lima pilar utama Program “Bersama” meliputi:
Sejahtera Bersama, yang fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi rakyat, penguatan UMKM, sektor pertanian, dan ekonomi produktif lainnya.
Lancar Bersama, yang diarahkan pada pembangunan infrastruktur strategis guna mendukung pengembangan sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi, termasuk pembukaan akses jalan antar desa dan wilayah terpencil.
“Infrastruktur adalah fondasi. Tanpa konektivitas yang baik, pertumbuhan ekonomi akan terhambat dan pelayanan dasar tidak maksimal,” tegas Irwan.
Sehat Bersama dan Cerdas Bersama menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan layanan kesehatan dan pendidikan agar masyarakat lebih kompetitif.
Harmoni Bersama berfokus pada peningkatan kualitas lingkungan hidup serta mitigasi bencana, selaras dengan target pengendalian risiko bencana daerah.
Sedangkan Berintegritas Bersama diarahkan pada penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, efisien, dan profesional.
Irwan menekankan, kelima pilar tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan saling menopang sebagai satu kesatuan strategi pembangunan daerah.
“Kita tidak bisa bicara ekonomi tanpa infrastruktur, tidak bisa bicara kesejahteraan tanpa tata kelola yang baik. Program ‘Bersama’ ini menjadi payung besar pembangunan Parigi Moutong 2027 dan arah kerja seluruh perangkat daerah,” pungkasnya.
Laporan: Basrul Idrus











