Gubernur Anwar Hafid: Bedah RTLH Jadi Kunci Tekan Kemiskinan di Sulteng

oleh -166 Dilihat
oleh
Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si saat membuka Rapat Kerja Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Donggala di Kantor Bupati Donggala, Jumat (27/2). Foto: Ro Adpim Setdaprov Sulteng
Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si saat membuka Rapat Kerja Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Donggala di Kantor Bupati Donggala, Jumat (27/2). Foto: Ro Adpim Setdaprov Sulteng

DONGGALA, KONTEKS SULAWESI Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menegaskan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai langkah prioritas dalam menurunkan angka kemiskinan di Sulawesi Tengah. Menurutnya, kualitas hunian menjadi salah satu faktor mendasar yang menghambat pengentasan kemiskinan.

“Kalau mau selesaikan kemiskinan, pertama perbaiki dulu rumahnya,” tegas Gubernur Anwar Hafid saat membuka Rapat Kerja Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Donggala di Kantor Bupati Donggala, Jumat (27/2).

Dalam forum konsolidasi tersebut, Gubernur memaparkan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) terdapat 4.846 kepala keluarga (KK) kategori miskin ekstrem di Kabupaten Donggala yang harus segera dientaskan.

Baca Juga:  Pererat Silaturahmi Sesama ASN Melalui Pertandingan Sepakbola

Dari jumlah itu, ia meminta dilakukan proses verifikasi dan validasi (verval) guna mengidentifikasi KK yang masih tinggal di RTLH. Data tersebut akan menjadi dasar intervensi program pengentasan kemiskinan melalui bedah rumah.

“Ini yang harus kita kerjakan pertama untuk menyelesaikan kemiskinan,” lanjutnya, seraya menjadikan Donggala sebagai pilot project bagi kabupaten lain di Sulawesi Tengah dalam transformasi RTLH menjadi rumah layak huni.

Selain penanganan RTLH, Gubernur juga mendorong Pemerintah Kabupaten Donggala agar konsisten menggunakan DTSEN dalam perencanaan pembangunan berbasis data, sehingga setiap program yang dijalankan tepat sasaran, efektif, dan efisien.

Baca Juga:  Jejak Gelap Tiga Nama Besar di Balik PETI Parimo, Janji Polda Sulteng Gagal

Melalui rapat kerja daerah yang turut dihadiri seluruh kepala perangkat daerah provinsi, Gubernur menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi sebagai supporting system bagi pemerintah kabupaten.

“Kami datang dengan perangkat daerah supaya kami punya pemahaman mau dibawa ke mana Donggala ini sesuai maunya Ibu Bupati,” ujarnya, sembari menekankan bahwa program 9 BERANI dapat disinkronkan dengan program pembangunan Kabupaten Donggala.

Sebagai wujud konkret komitmen tersebut, Gubernur Anwar Hafid secara simbolis menyerahkan bantuan pangan sebanyak 25 ton beras kepada Bupati Donggala Vera Laruni untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga:  Kebakaran Hanguskan Rumah di Parimo, Warga Dapat Bantuan

Rapat kerja daerah itu juga dihadiri Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, Wakil Bupati Donggala Taufik M. Burhan, jajaran perangkat daerah kabupaten, serta unsur Forkopimda Donggala.

“Kalau rumahnya sudah layak, lingkungannya baik, maka kualitas hidup ikut meningkat. Dari situlah kita mulai memutus rantai kemiskinan secara bertahap dan terukur,” pungkasnya.

Sumber: Ro Adpim Setdaprov Sulteng