Safari Ramadan di Tinombo Selatan, Bupati Erwin Burase Janjikan Gaji Aparat Desa Dibayar Bulanan dan Siapkan Program Gas Gratis

oleh -65 Dilihat
oleh
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menyerahkan secara simbolis santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris masyarakat saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Jami Baiturrahman, Desa Tada, Kecamatan Tinombo Selatan. Foto: Diskominfo Parimo.
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menyerahkan secara simbolis santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris masyarakat saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Jami Baiturrahman, Desa Tada, Kecamatan Tinombo Selatan. Foto: Diskominfo Parimo.

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Bupati Parigi Moutong (Parimo), Erwin Burase, melaksanakan Safari Ramadan kedua di Masjid Jami Baiturrahman, Desa Tada, Kecamatan Tinombo Selatan, Minggu (8/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan sejumlah program prioritas pemerintah daerah, mulai dari perubahan sistem pembayaran gaji aparat desa hingga rencana pembagian gas LPG 3 kilogram gratis bagi masyarakat kurang mampu.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten III, BPKAD, Bappelitbangda, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kominfo, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Kesehatan, Dinas PMD, Dinas Nakertrans, Bagian Umum, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, serta BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam arahannya, Bupati Erwin Burase menyoroti sistem pembayaran gaji kepala desa dan aparat desa yang selama ini dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Menurutnya, pola tersebut kurang efektif karena tidak sejalan dengan kebutuhan hidup sehari-hari para aparat desa yang menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.

Baca Juga:  Kenaikan Harga Gas Elpiji 3 Kilogram di Buol Tak Sesuai HET

Karena itu, pemerintah daerah berupaya mengubah sistem pembayaran tersebut agar dilakukan setiap bulan.

“Beberapa waktu lalu saya sudah menandatangani bersama Kepala Dinas PMD terkait pembayaran gaji aparat desa dan BPD. Insya Allah mulai April nanti pembayarannya dilakukan setiap bulan, tidak lagi per tiga bulan,” ujar Bupati.

Selain itu, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperhatikan kesejahteraan pegawai syar’i yang selama ini menjadi bagian penting dalam pelayanan keagamaan di tingkat desa.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan rencana peluncuran program pembagian gas LPG 3 kilogram isi ulang secara gratis bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Parigi Moutong.

Menurutnya, program tersebut sedang dipersiapkan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dengan target penyaluran kepada sekitar 40.000 kepala keluarga.

Baca Juga:  Sahuti Tuntutan Nelayan, Bupati Parimo Setop Survei Seismik Teluk Tomini

“Insya Allah lima hari sebelum Lebaran kita upayakan sudah bisa dibagikan kepada sekitar 40.000 kepala keluarga di Kabupaten Parigi Moutong yang masuk dalam desil 1 sampai desil 4,” jelasnya.

Bupati juga mengingatkan para kepala desa agar memastikan keakuratan data penerima bantuan sehingga program tersebut benar-benar tepat sasaran dan dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Selain membahas program sosial, Bupati Erwin Burase juga menyoroti potensi besar komoditas durian yang dimiliki Kabupaten Parigi Moutong. Ia menilai durian dari daerah tersebut memiliki kualitas unggul dan berpotensi menjadi komoditas yang mampu mengangkat nama daerah hingga ke tingkat internasional.

Menurutnya, minat berbagai pihak terhadap durian Parigi Moutong cukup tinggi, termasuk saat pemerintah daerah melakukan kunjungan ke sejumlah kementerian di tingkat pusat.

Baca Juga:  HKP 2024, Pemkab Parigi Moutong Gelar Lomba Ranking 1

“Setiap kali kami berkunjung ke kementerian, mereka selalu tertarik dengan durian dari Parigi Moutong. Ini menjadi peluang besar bagi daerah kita,” katanya.

Untuk mendukung pengembangan komoditas tersebut, pemerintah daerah berencana mendorong program pengembangan kebun durian dengan target minimal dua hektare di setiap desa.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sumber pendapatan baru bagi desa sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

“Di tengah kondisi efisiensi anggaran seperti sekarang, kita harus mampu meningkatkan pendapatan asli daerah dengan memanfaatkan potensi yang kita miliki,” tegasnya.

Kegiatan Safari Ramadan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sembako, bingkisan paket Ramadan bagi pegawai syar’i, serta bantuan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat di Kecamatan Tinombo Selatan.

“Melalui berbagai program ini, pemerintah daerah berharap kesejahteraan masyarakat terus meningkat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi daerah di masa depan,” pungkasnya.

Sumber: Diskominfo