Safari Ramadan di Sidoan, Bupati Erwin Burase Tekankan Efisiensi Anggaran dan Perkuat Program Gerbang Desa

oleh -34 Dilihat
oleh
Bupati Parigi Moutong (Parimo), Erwin Burase, menyampaikan sambutan saat Safari Ramadan di Masjid Ar Rahman, Desa Sidoan, Kecamatan Sidoan. Foto: Diskominfo Parimo.
Bupati Parigi Moutong (Parimo), Erwin Burase, menyampaikan sambutan saat Safari Ramadan di Masjid Ar Rahman, Desa Sidoan, Kecamatan Sidoan. Foto: Diskominfo Parimo.

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Bupati Parigi Moutong (Parimo), Erwin Burase, bersama Tim Safari Ramadan 1447 Hijriah Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengunjungi Masjid Ar Rahman, Desa Sidoan, Kecamatan Sidoan, Senin (9/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan pentingnya efisiensi anggaran sekaligus memperkuat program pembangunan desa berbasis pemberdayaan masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati Erwin Burase menyampaikan bahwa tantangan efisiensi anggaran saat ini tidak hanya dirasakan di tingkat pemerintah kabupaten, tetapi juga hingga ke pemerintah desa. Karena itu, menurutnya, setiap sumber daya yang dimiliki harus dimanfaatkan secara maksimal agar program pembangunan tetap berjalan dan tepat sasaran.

Ia menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak sekadar melakukan penghematan, tetapi lebih pada kemampuan pemerintah menentukan prioritas program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Efisiensi bukan hanya soal memotong anggaran, tetapi bagaimana kita menyusun program prioritas sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang paling membutuhkan,” ujarnya.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Amankan Ibadah Pagarwesi Umat Hindu di Nambaru

Bupati juga mengungkapkan bahwa selama sekitar delapan bulan masa kepemimpinannya, pemerintah daerah terus berupaya merealisasikan berbagai program yang sebelumnya dijanjikan kepada masyarakat.

Menurutnya, berbagai langkah pembangunan tersebut sejalan dengan visi daerah Parigi Moutong Maju, Mandiri dan Berkelanjutan menuju Gerbang Desa (Gerakan Membangun Desa).

Ia menjelaskan bahwa konsep Gerbang Desa menekankan perubahan paradigma pembangunan, dari sebelumnya hanya berfokus pada “membangun desa” menjadi “desa membangun”. Artinya, masyarakat desa didorong untuk lebih aktif terlibat dalam merencanakan hingga menjalankan pembangunan di wilayahnya.

“Pemerintah tidak hanya datang membawa bantuan, tetapi juga memberdayakan masyarakat desa agar mampu merencanakan dan menggerakkan pembangunan mereka sendiri,” jelasnya.

Selain itu, Bupati juga menyinggung sejumlah program pemerintah pusat yang dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh daerah, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga:  Zulfinasran Luruskan Kabar Simpang Siur Soal Pembagian SK PPPK.

Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah telah mengusulkan tambahan pembangunan dapur MBG di berbagai wilayah Parigi Moutong.

“Kami telah mengusulkan 61 titik dapur MBG di Parigi Moutong, dan saat ini sudah ada 11 titik yang terakomodasi. Mudah-mudahan sisanya juga dapat segera disetujui,” ungkapnya.

Ke depan, pemerintah daerah juga berencana mengatur agar setiap dapur MBG membeli bahan baku dari desa tempat dapur tersebut beroperasi. Dengan demikian, hasil pertanian dan produk lokal masyarakat desa dapat memiliki pasar yang lebih jelas.

Selain itu, Bupati turut menyoroti program pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat.

Menurutnya, Kabupaten Parigi Moutong memperoleh kuota tahap pertama sebanyak 170 desa untuk membangun koperasi desa tersebut. Namun hingga saat ini baru sekitar 14 desa yang telah memulai pembangunannya.

Baca Juga:  Waket II DPRD Sayangkan Kelangkaan Pupuk, Kejari: Tindak Lanjuti

“Di lapangan kita menemukan beberapa kendala, terutama terkait ketersediaan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan koperasi desa,” jelasnya.

Untuk itu, Bupati menginstruksikan kepada para camat dan kepala desa agar segera melakukan pendataan kembali terhadap aset desa yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan koperasi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan sejumlah capaian pemerintah daerah, salah satunya terkait program cek kesehatan gratis yang menempatkan Kabupaten Parigi Moutong sebagai daerah dengan capaian tertinggi di Provinsi Sulawesi Tengah.

Selain itu, pemerintah daerah juga telah memulai rangkaian pelantikan sejumlah pejabat yang diharapkan mampu memperkuat kinerja pemerintahan ke depan.

“Saya berharap para pejabat yang telah dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memastikan setiap program pemerintah berjalan dengan baik,” pungkasnya. (Parimo)

Sumber: Diskominfo