Erwin Burase Jemput Beasiswa Kuliah Gratis Anak Nelayan

oleh -48 Dilihat
oleh
Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase (tengah), mengikuti audiensi bersama jajaran Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di Jakarta, Rabu (1/7/2026). Pertemuan tersebut membahas program pendidikan vokasi gratis bagi anak nelayan dan penguatan sumber daya manusia sektor kelautan serta perikanan di Parigi Moutong. Foto: Diskominfo
Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase (tengah), mengikuti audiensi bersama jajaran Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di Jakarta, Rabu (1/7/2026). Pertemuan tersebut membahas program pendidikan vokasi gratis bagi anak nelayan dan penguatan sumber daya manusia sektor kelautan serta perikanan di Parigi Moutong. Foto: Diskominfo

JAKARTA, KONTEKS SULAWESI — Bupati Parigi Moutong (Parimo), H. Erwin Burase, bergerak cepat memperjuangkan program strategis pemerintah pusat dengan melakukan audiensi ke Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Jakarta, Rabu (1/7/2026). Langkah ini membuka peluang pendidikan tinggi gratis bagi anak-anak nelayan dan pembudidaya ikan asal Parigi Moutong.

Dalam audiensi tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan serta Kepala Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong. Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjemput program pusat di tengah kebijakan efisiensi anggaran agar pembangunan sektor kelautan dan perikanan tetap berjalan.

Baca Juga:  Wabup Abdul Sahid Kukuhkan MTQ Ampibabo ke-57

“Di tengah efisiensi anggaran, pemerintah daerah tidak boleh hanya menunggu. Kita harus aktif menjemput program pemerintah pusat agar pembangunan tetap berjalan dan masyarakat tetap merasakan manfaatnya. Karena itu, saya datang langsung untuk memperjuangkan peningkatan kualitas SDM pelaku usaha perikanan di Parigi Moutong,” kata Erwin Burase.

Hasil audiensi tersebut menghadirkan kabar baik bagi masyarakat pesisir. Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berhasil menjalin kerja sama dengan BPPSDM KP untuk membuka akses pendidikan vokasi gratis bagi anak-anak pelaku utama perikanan, termasuk anak nelayan dan pembudidaya ikan.

Melalui program itu, peserta yang lolos seleksi akan menempuh pendidikan jenjang Diploma III (D3) dan Diploma IV (D4) di Politeknik Kelautan dan Perikanan milik KKP RI tanpa dipungut biaya. Seluruh kebutuhan utama selama pendidikan ditanggung pemerintah pusat, meliputi uang kuliah tunggal (UKT), seragam, asrama, hingga biaya makan.

Baca Juga:  Rakor BRIDA di Parigi Moutong Diharap Jadi Jembatan Komunikasi

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga akan membiayai seluruh proses seleksi di daerah, mulai dari tes akademik hingga pemeriksaan kesehatan sehingga calon mahasiswa tidak terbebani biaya.

Para peserta nantinya akan menempuh pendidikan di tiga kampus vokasi unggulan milik KKP RI, yakni Politeknik Ahli Usaha Perikanan Jakarta, Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone, Sulawesi Selatan, serta Politeknik Kelautan dan Perikanan Bitung, Sulawesi Utara.

Menurut Erwin Burase, program tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan mampu mengembangkan potensi kelautan serta perikanan daerah menjadi sektor ekonomi yang lebih maju dan berdaya saing.

Baca Juga:  HARGANAS ke-32 dan Jambore PKB 2025 Sulawesi Tengah Resmi Dibuka di Parigi Moutong

Langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mendapat apresiasi dari BPPSDM KP KKP RI. Kementerian menyatakan siap memperkuat sinergi melalui program pendidikan vokasi, pelatihan, sertifikasi kompetensi, hingga peningkatan kapasitas penyuluh perikanan di daerah.

“Harapan kami, anak-anak nelayan yang memperoleh kesempatan ini kelak menjadi tenaga profesional sekaligus wirausaha muda yang mampu mengelola potensi kelautan daerah menjadi produk bernilai tinggi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” pungkasnya.

Sumber: Diskominfo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *