PARIMO, KONTEKS SULAWESI — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) tidak hanya berlangsung melalui upacara kenegaraan. Momentum tersebut juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk memberikan penghargaan, bantuan, serta apresiasi kepada masyarakat dan sejumlah pihak yang dinilai turut mendorong kemajuan daerah.
Upacara yang dipimpin langsung Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase digelar di Halaman Kantor Bupati, Senin (17/8/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, ASN, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi gambaran bahwa peringatan kemerdekaan tidak sekadar mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan dan semangat gotong royong dalam melanjutkan pembangunan.
Sejumlah penghargaan dan dukungan kemudian diserahkan setelah upacara. Salah satunya berupa enam sertifikat hak cipta motif khas daerah yang diberikan kepada Dekranasda. Sertifikat tersebut merupakan hasil Sayembara Lomba Desain Motif Khas Daerah Kabupaten Parigi Moutong.
Pengakuan terhadap motif khas daerah itu menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat identitas budaya sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah juga menerima sertifikat dan plakat layanan panggilan darurat 112 dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Kehadiran layanan tersebut menjadi bagian dari penguatan pelayanan publik, khususnya dalam merespons kebutuhan masyarakat pada situasi darurat.
Dukungan lainnya diberikan melalui penyerahan bantuan peralatan kepada pelaku usaha yang disalurkan melalui Dinas Koperasi dan UKM. Bantuan tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat mengembangkan kegiatan usaha dan memperkuat aktivitas ekonomi produktif.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) turut memberikan Bantuan Sosial Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Sejuta kepada masyarakat miskin dan sangat miskin yang telah memiliki usaha. Bantuan ini diharapkan dapat menopang keberlangsungan usaha sekaligus mendorong penerima manfaat agar semakin mandiri secara ekonomi.
Penghargaan juga diberikan kepada sejumlah desa yang menunjukkan kinerja terbaik dalam upaya penurunan stunting. Apresiasi berikutnya diberikan kepada para pemenang Lomba Desa Wisata 2026, Adiwiyata Kabupaten 2026, serta Lomba Kebersihan dan Ketertiban Kabupaten Parigi Moutong 2026 untuk berbagai kategori.
Rangkaian pemberian penghargaan dan bantuan tersebut memperlihatkan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Parigi Moutong diarahkan tidak hanya sebagai kegiatan seremonial. Pemerintah daerah juga menjadikannya sebagai ruang untuk mengapresiasi kerja masyarakat, memperkuat pelayanan, mendorong ekonomi produktif, serta memberikan penghargaan terhadap capaian pembangunan di tingkat desa.
Semangat kemerdekaan diharapkan terus diterjemahkan dalam bentuk kerja nyata dan kolaborasi seluruh elemen daerah. “Peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum untuk terus bekerja, berprestasi, memperkuat pelayanan dan menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Laporan: Tommy Noho









