BPJN Sulteng Tindaklanjuti Penanganan Tanggul Abrasi Sidoan Timur Masuk Prioritas

oleh -97 Dilihat
oleh
Kondisi tanggul abrasi di Desa Sidoan Timur yang diharapkan menjadi prioritas penanganan BPJN Sulawesi Tengah tahun depan. Foto: Tommy Noho
Kondisi tanggul abrasi di Desa Sidoan Timur yang diharapkan menjadi prioritas penanganan BPJN Sulawesi Tengah tahun depan. Foto: Tommy Noho

PARIMO, KONTEKS SULAWESI — Anggota DPRD dari PDI Perjuangan, Arpan Hi. Sahar, bersama Pemerintah Kecamatan Sidoan, mengapresiasi langkah Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah (Sulteng) menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait tanggul abrasi di Desa Sidoan Timur.

Tanggul tersebut berada di kawasan yang berdekatan langsung dengan jalur Trans Sulawesi yang menjadi salah satu jalur utama pergerakan masyarakat dan perekonomian.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp beberapa waktu lalu, Kepala BPJN Sulawesi Tengah Bambang Razak menyatakan akan menindaklanjuti keluhan masyarakat. Ia mengatakan, penanganan tanggul abrasi tersebut diupayakan masuk dalam program tahun depan.

Baca Juga:  Tiga Warga Desa Sibalago di Parigi Moutong Hanyut Terbawa Banjir

“Kami upayakan untuk bisa masuk penanganan tahun depan,” kata Bambang.

Menanggapi hal itu, Arpan mengaku menyambut baik rencana penanganan tersebut. Namun, sebagai wakil rakyat, ia menegaskan akan tetap mengawal prosesnya agar keluhan masyarakat benar-benar mendapat tindak lanjut.

“Tugas kami sebagai anggota DPRD mengawal program. Sehingga, setiap keluhan masyarakat harus kita sahuti dan kita cari jalan keluarnya,” ujar Arpan.

Sementara itu, Camat Sidoan, Haris Irawan, turut mengapresiasi respons Kepala BPJN Bambang Razak. Menurutnya, respons tersebut menunjukkan adanya perhatian terhadap persoalan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  Tokoh Bantaya H.Mat Pakaya Sebut Nizar Rahmatu Calon Bupati Masa Depan Parigi Moutong

Haris juga mengapresiasi tindak lanjut BPJN terhadap keluhan masyarakat mengenai kondisi dan pekerjaan aspal jalan yang dinilai kurang rapi oleh perusahaan pelaksana.

Ia berharap penanganan tanggul abrasi di Desa Sidoan Timur dapat menjadi salah satu prioritas BPJN. Sebab, keberadaan jalur Trans Sulawesi sangat penting bagi aktivitas masyarakat dan kelancaran perekonomian.

“Harapan kami, tanggul abrasi ini menjadi salah satu prioritas penanganan karena jalur ini merupakan nadi perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Laporan: Tommy Noho