Kerja Cepat Legislator, Sigega Bersehati Dapat Kado Rabat Beton

oleh -307 Dilihat
oleh
Keterangan Foto: Pekerja tengah merampungkan pembangunan rabat beton jalan lingkar Desa Sigega Bersehati, Kecamatan Tinombo Selatan, Parigi Moutong. Proyek akses desa yang dikerjakan secara bertahap ini sudah mendekati penyelesaian dan diharapkan memperlancar mobilitas warga. (Foto: Konteks Sulawesi)
Keterangan Foto: Pekerja tengah merampungkan pembangunan rabat beton jalan lingkar Desa Sigega Bersehati, Kecamatan Tinombo Selatan, Parigi Moutong. Proyek akses desa yang dikerjakan secara bertahap ini sudah mendekati penyelesaian dan diharapkan memperlancar mobilitas warga. (Foto: Konteks Sulawesi)

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Pembangunan rabat beton jalan lingkar Desa Sigega Bersehati, Kecamatan Tinombo Selatan, mulai menampakkan hasil. Proyek rekonstruksi jalur sepanjang lebih dari seratus meter itu hampir rampung, membawa harapan baru bagi warga yang selama ini terhambat akses.

Kepala Desa Sigega Bersehati, Farid Husen, menyampaikan apresiasi kepada anggota DPRD Parigi Moutong (Parimo) dari Fraksi PDIP, Fatiah SH, yang dianggap tanggap dan cepat merespons keluhan masyarakat.

“Fatiah itu memperhatikan keluhan masyarakat, walaupun baru menjabat sebagai anggota DPRD,” katanya, Minggu (16/11/2025).

Baca Juga:  Karya Mahasiswa Untad Lolos Seleksi BIW 2024

Ia menambahkan, perhatian tersebut menjadi bukti nyata sejak awal masa jabatan sang legislator.

“Baru mulai periode, sudah ada cendera mata yang diberikan kepada masyarakat,” ujar Farid.

Menurutnya, keberadaan jalan rabat beton ini sangat urgen bagi aktivitas warga. Akses yang baik diyakini dapat mempercepat mobilitas masyarakat dan mendukung kegiatan pertanian.

“Akses jalan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Desa Sigega Bersehati. Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Fatiah,” tuturnya.

Farid menjelaskan, setelah proyek jalan lingkar rampung, kebutuhan mendesak berikutnya adalah pembangunan jalan kantong produksi. Mayoritas warga menggantungkan hidup dari hasil kebun berupa cengkeh, durian, dan kakao.

Baca Juga:  Dugaan Perebutan Lahan Tambang Sirtu Milik CV MPG Oleh Oknum TNI Berpangkat Brigjend

“Jalan kantong produksi itu prioritas. Itu tulang punggung ekonomi warga,” jelasnya.

Namun, pemerintah desa disebut memiliki keterbatasan anggaran. Dengan kemampuan Dana Desa yang terbatas, Farid berharap adanya dukungan lebih besar dari pemerintah daerah.

“Mengharapkan Dana Desa sangat sulit karena porsinya sudah jelas. Kami butuh uluran tangan pemerintah daerah,” tegasnya.

Pembangunan rabat beton yang tengah berjalan ini membentang lebih dari seratus meter, melingkar di Dusun III hingga menuju jalur kantong produksi.

“Semua demi memperlancar akses warga dan menggerakkan ekonomi desa,” pungkas Farid.

Baca Juga:  Ketua FPK Desak Bupati-Kapolres Tindak Tegas Bos PETI

Laporan: Tommy Noho

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *