Karhutla Mengganas di Kasimbar, Api Cepat Menjalar di Kebun Warga

oleh -122 Dilihat
oleh
Keterangan Foto: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Desa Labuan Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (25/2/2026) malam. Api terlihat cepat menjalar di area kebun warga akibat tiupan angin kencang. Foto: Dok. Ist.
Keterangan Foto: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Desa Labuan Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (25/2/2026) malam. Api terlihat cepat menjalar di area kebun warga akibat tiupan angin kencang. Foto: Dok. Ist.

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengganas di wilayah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Kali ini, si jago merah melahap area di Desa Labuan Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Rabu (25/2/2026) malam.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Parigi Moutong, informasi kebakaran diterima pada pukul 20.24 WITA. Sementara kejadian diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 20.00 WITA, dengan api yang cepat membesar dalam waktu singkat.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Petugas juga masih melakukan pendataan terkait luas lahan yang terbakar serta potensi dampak yang ditimbulkan.

Baca Juga:  Polda Sulteng Ajak Warga Tetap Jaga Kamtibmas Jelang Pilkada

Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama personel pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan. Setibanya di lokasi, tim berkoordinasi dengan aparat desa setempat untuk melakukan asesmen sekaligus upaya pemadaman agar api tidak meluas.

Kondisi angin yang bertiup cukup kencang menjadi kendala utama dalam proses pemadaman. Api dengan cepat menjalar ke area sekitar, memperbesar risiko meluasnya kebakaran.

Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan di lapangan, di antaranya aparat desa, masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Damkar Parigi Moutong, serta TRC BPBD Parigi Moutong. Sinergi lintas unsur ini dilakukan untuk mempercepat pengendalian api dan meminimalkan dampak kerusakan.

Baca Juga:  Sekda Parigi Moutong Imbau Kepala Desa Waspadai Penipuan

Untuk sementara, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun warga yang terdampak langsung. Namun, pendataan kebutuhan mendesak serta perhitungan luas lahan yang terbakar masih terus dilakukan oleh petugas.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan serius atas ancaman karhutla yang dapat meluas dalam waktu singkat, terutama saat kondisi angin kencang. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Api masih dalam proses pemadaman. Kondisi angin yang cukup kencang membuat api cepat menyebar,” demikian laporan resmi Pusdalops BPBD Parigi Moutong, pungkasnya.

Baca Juga:  Pelantikan ASN di Parimo Tertahan, Penilaian SKP Jadi Syarat Utama

Laporan: Tommy Noho