Festival Literasi Parimo Libatkan Ratusan Pelajar, Dorong Budaya Baca Masyarakat

oleh -128 Dilihat
oleh
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Parigi Moutong, Samsu Najamuddin, S.Pd., menyampaikan laporan panitia pada pembukaan Festival Literasi bertema “Literasi Hebat, Parigi Moutong Maju” di halaman kantor dinas, Rabu (28/10/2026). Foto: Konteks Sulawesi.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Parigi Moutong, Samsu Najamuddin, S.Pd., menyampaikan laporan panitia pada pembukaan Festival Literasi bertema “Literasi Hebat, Parigi Moutong Maju” di halaman kantor dinas, Rabu (28/10/2026). Foto: Konteks Sulawesi.

PARIMO, KONTEKS SULAWESI — Ratusan pelajar meramaikan Festival Literasi Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Rabu (28/10/2026), melalui berbagai kegiatan edukatif yang dirancang untuk menumbuhkan minat baca, mengembangkan kreativitas, dan memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Parigi Moutong, Samsu Najamuddin, S.Pd., menyampaikan laporan panitia di hadapan Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, dalam kegiatan yang berlangsung di halaman kantor dinas tersebut.

Festival mengusung tema “Literasi Hebat, Parigi Moutong Maju”. Kegiatan ini bertujuan mengapresiasi sekaligus mempromosikan aktivitas literasi di masyarakat, mendorong kolaborasi antara perpustakaan sekolah, komunitas, dan pemangku kepentingan, serta memperluas kemitraan untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Tujuh Tahanan Polres Parigi Moutong Kabur

Dalam laporannya, Samsu menyebutkan lomba mewarnai tingkat taman kanak-kanak telah dimulai pukul 08.00 Wita dengan jumlah peserta mencapai 350 anak. Kegiatan kemudian dijadwalkan berlanjut dengan lomba puisi tingkat SMP dan sederajat yang diikuti 82 peserta dari 32 sekolah.

Menurut Samsu, pemilihan tema festival berkaitan dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing, sejalan dengan misi pembangunan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.

Ia menjelaskan, literasi yang kuat tidak hanya bertumpu pada kemampuan intelektual, tetapi juga perlu ditopang kecerdasan emosional dan spiritual. Ketiganya dinilai penting untuk membentuk pribadi yang memiliki kepedulian, mampu menyelesaikan persoalan, mengambil keputusan secara efektif, serta memahami tujuan dalam bekerja dan menjalani kehidupan.

Baca Juga:  Akses Air Bersih dan Sanitasi Perempuan Pesisir Masih Buruk

Festival tersebut juga menghadirkan pameran dari sekolah, perpustakaan sekolah, perpustakaan desa, serta sektor perbankan. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) turut dilibatkan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Samsu menyebutkan, Dinas Pendapatan dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) telah mengisi stan pelayanan. Sementara itu, sejumlah OPD lain, termasuk sektor kesehatan, diharapkan turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Agenda lainnya adalah peluncuran buku berjudul Profesionalisme Aparatur Sipil Negara karya Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasra, S.IP., M.AP. Peluncuran itu direncanakan dilakukan oleh Bupati Erwin Burase sebagai bagian dari penguatan budaya literasi di lingkungan birokrasi.

Baca Juga:  Sulteng Ditunjuk Jadi Wilayah Percontohan Nasional di Timur Indonesia

Samsu berharap festival tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang kolaborasi yang memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan, meningkatkan minat baca, dan mendorong lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Bapak, Ibu, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Festival Literasi ini. Semoga kegiatan ini menjadi langkah bersama untuk memajukan literasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Parigi Moutong,” pungkasnya.

Laporan: Tommy Noho