PALU, KONTEKS SULAWESI – Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Direktorat Samapta, memberangkatkan sebanyak 68 personel atau 2 Satuan Setingkat Peleton (SST) yang terlibat dalam pengamanan back up kericuhan yang terjadi antara petani dengan sejumlah buruh PT Hardaya Inti Plantation (PT HIP) di Kabupaten Buol.
Hal itu ditandai dengan digelarnya apel pemberangkatan yang dipimpin Direktur Samapta Polda Sulteng, Kombes Pol Richard B. Pakpahan di lapangan Mako Ditsamapta Polda Sulteng, Jumat (10/5/2024).
Bentrok antara petani dan buruh perusahaan PT HIP terjadi pada Jumat (10/5) siang di lokasi perkebunan plasma koperasi Awal Baru, Desa Balau, Kecamatan Tiloan, Kabupaten Buol, Sulteng.
“Saat ini semua personel serta sarana dan prasarana dalam menjalankan tugas pengamanan back up Polres Buol, telah disiapkan,” ucap Richard.
Richard menegaskan, bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada Polres Buol dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayahnya demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Ia juga berpesan kepada personel yang terlibat dalam back up Polres Buol, agar menjaga nama baik institusi selama menjalankan tugas.
“Kami berharap agar personel tetap menjunjung tinggi etika dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas pengamanan. Jaga nama baik institusi dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.**









