MOROWALI, KONTEKS SULAWESI – Tiga nelayan korban perahu terbalik saat mencari ikan di perairan laut Desa Tabo, Kecamatan Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi sudah meninggal dunia, Jumat (17/5/2024).
Sebelumnya pada Rabu (15/5/2024), lima nelayan menggunakan perahu sampan melaut di perairan tersebut. Namun beberapa saat kemudian, perahu yang mereka tumpangi itu dihempas gelombang sehingga membuat perahu terbalik.
Dua orang di antaranya berusaha menyelamatkan diri dengan berenang dan diselamatkan oleh nelayan setempat, namun tiga lainnya terbawa arus gelombang.
Operasi pencarian pun dilakukan Basarnas Pos SAR Morowali setelah mendapat laporan insiden tersebut pada Kamis (16/5/2024).
Pada operasi pencarian hari kedua pukul 07.10 Wita, Tim SAR Gabungan menemukan korban yang berindentitas Hamka (39). Selanjutnya pada pada jarak 15 meter sekitar pukul 08.05 Wita, tim kembali menemukan korban atas nama Arman (32). Keduanya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada jarak 887 meter dari lokasi kejadian.
Kemudian pada pukul 10.12 Wita, korban ketiga atas nama Yahya Kurniawan (39) juga ditemukan meninggal dunia pada jarak 1 NM dari lokasi kejadian. Korban selanjutnya dievakuasi ke klinik PT IMIP.
“Ke tiga korban itu telah dievakuasi ke klinik PT IMIP menggunakan ambulance,” ujar Ciswanto Syarif selaku Koordinator Lapangan.
Korban selamat : Wahyu (26) alamat Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kabupaten Kendari, Sultra. Pekerjaan Karyawan PT. Surya Subar Morowali; Iksan (23) alamat Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kendari, Sultra. Pekerjaan Karyawan PT. Surya Subar Morowali.
Korban meninggal dunia : Arman (39) alamat Kolaka Timur, Sultra; Yahya Kurniawan (39), alamat Kota Kendari, Sultra; Hamka (32), alamat Kota Kendari, Sultra.**











