PARIMO, KONTEKS SULAWESI – Mengenai keterlibatan dirinya yang diasumsikan terlibat politik praktis di Pemilu 2024. Pj Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah Richard Arnaldo Djanggola mengaku tidak khawatir apabila kinerjanya akan dievaluasi baik oleh Menteri Dalam Negeri, Gubernur atau DPRD.
Sebagai Pj Bupati Parigi Moutong, Richard menghargai pandangan dan argumentasi pihak-pihak yang menganggap dirinya tidak netral. Justru ia mendorong agar dilaporkan kepada lembaga berwenang untuk mengevaluasi beserta bukti.
“Saya tergantung yang melakukan evaluasi. Pada dasarnya saya menerima apapun hasli evaluasinya. Bisa dilihat dengan kondisi kemarin (Pemilu 2024) apakah memang saya ada keberpihakan atau tidak,” kata Richard saat di temui di gedung DPRD Parimo, Senin (10/6/2024).
Menurutnya, itu adalah argumen dari masing-masing orang. Kata dia, kalau memang orang itu berpikir demikian (berpihak) dan ada bukti-bukti terkait, silahkan dilaporkan kepada lembaga-lembaga yang melakukan evaluasi terhadap dirinya, misalnya DPRD, Gubernur, dan Mendagri.
“Nah, kalau dari Kemedagri, saya secara rutin melaporkan apa yang saya lakukan setiap 3 bulan berjalan,” pungkasnya.
Laporan : Tommy Noho









