Peletakan Batu Pertama PT NEMIE di Morowali Dihadiri Menko Airlangga

oleh -371 Dilihat
oleh
Peletakan Batu Pertama PT NEMIE di Morowali Dihadiri Menko Airlangga
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto (tengah) mengatakan pembangunan kawasan industri HPAL PT Neo Energy Morowali Industrial Estate, di Desa Buleleng, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) dari 14 PSN yang ada di Indonesia, Sabtu (14/9/2024). Foto: Humas Pemprov Sulteng

MOROWALI, KONTEKS SULAWESIMenteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menghadiri langsung peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan smelter High-Pressure Acid Leaching (HPAL) PT Neo Energy Morowali Industrial Estate (NEMIE), di Desa Buleleng, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Sabtu (14/9/2024).

Dalam sambutannya, Menko Airlangga sangat mengapresiasi pembangunan kawasan industri baru tersebut.

“Pembangunan kawasan industri ini merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) dari 14 PSN yang ada di Indonesia,” ujar Menko Airlangga.

Airlangga juga mengatakan bahwa NEMIE merupakan kawasan industri pertama yang dikelola dengan konsep green energy. Yaitu energi yang dihasilkan secara berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Untuk itu dirinya berharap agar industri ini bisa segera berproduksi. Tujuannya untuk tetap menjadikan Morowali sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Indonesia.

Baca Juga:  KPU Parimo: Dua Bapaslon Perorangan Melaju ke Tahap Verfak

“Sulawesi Tengah merupakan provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Indonesia. Olehnya melalui kolaborasi, saya yakin bisa menunjang perkembangan industri untuk transisi dari energi fosil menjadi new energy,” ungkapnya.

Sebelumnya, Menko Airlangga menyebut, bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah naik dua digit dari pertumbuhan ekonomi nasional dan berada hampir 11,91 persen.

“Artinya sektor industri menopang pertumbuhan ekonomi. Patut kita memberikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Tengah,” tutur Menko Airlangga didepan tamu undangan.

Sementara dikesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura mengatakan, pembangunan ini merupakan momentum penting dan langkah besar yang akan membawa dampak signifikan bagi perekonomian di Negeri Seribu Megalit serta industri nasional dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Keren! Botol Plastik Bekas Disulap Jadi Sofa Bernilai Jutaan Rupiah di Parimo

“Saya sangat bergembira dan bangga terhadap pembangunan industri dengan teknologi berbasis hilirisasi dan ramah lingkungan ini. Upaya ini nantinya sebagai terobosan bagi pembangunan industri berkelanjutan di Sulawesi Tengah,” kata Gubernur.

Rusdy juga menyebut bahwa pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, juga mendukung penuh investasi dan pembangunan industri khususnya di Morowali. Dengan memastikan bahwa setiap aliran investasi yang masuk, harus berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta ramah lingkungan.

Olehnya ia mengajak seluruh pihak terkait untuk membangun hubungan komunikasi dan kerja sama yang baik antara pemerintah, perusahaan, perguruan tinggi serta masyarakat lokal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Malam Nuzulul Qur’an, Momentum Refleksi Umat Islam

“Saya mengajak agar seluruh pihak bersatu, bersinergi dan berkolaborasi untuk menjadikan industri sebagai tonggak membangun peradaban bangsa menuju cita-cita Indonesia Emas 2045 yang bermula dari Negeri Seribu Megalit, Provinsi Sulawesi Tengah,” pungkas mantan Wali Kota Palu dua periode itu.

Peletakan batu pertama pembangunan PT NEMIE ini juga dihadiri Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) RI Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Presiden/Komisaris Neo Energy Joseph Hong, Kepala Perangkat Daerah Lingkup Provinsi Sulteng, Ketua FKUB Provinsi Sulteng, Forkopimda Morowali, jajaran dewan direksi Neo Energy, Pemerintah Kecamatan Bungku Pesisir, Pemerintah Desa Buleleng, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan stakeholder terkait lainnya.

Laporan : Hendly