PARIMO, KONTEKS SULAWESI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Bencana Non-Alam untuk menangani wabah malaria yang telah berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB).
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Parimo, Rivai ST, mengatakan Satgas tersebut dibentuk bersama Dinas Kesehatan dan akan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Sekarang kami sedang membentuk Satgas untuk bencana non-alam, khususnya malaria, dan BPBD ikut serta dalam penanganannya,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, baru-baru ini.
Menurutnya, Satgas telah terbentuk dan telah bekerja awal bulan ini. Pada 4 Agustus, dan akan digelar rapat koordinasi membahas teknis pelibatan semua OPD dalam penanganan malaria.
“Karena statusnya sudah banyak kasus, otomatis pelibatan OPD akan kita koordinir di situ,” jelasnya.
Rivai menambahkan, OPD yang terlibat antara lain Dinas Pendidikan untuk mengedukasi warga, serta dinas terkait lainnya untuk mendukung kebersihan lingkungan.
“Semua akan kami koordinir supaya kali ini kita dalam status siaga, mengingat malaria sudah masuk kategori bencana non-alam,” pungkasnya.
Laporan: Tommy Noho









