Tertimpa Pohon di Jalur Kebun Kopi, Sopir Avanza Tewas Seketika

oleh -444 Dilihat
oleh
Petugas bersama warga mengevakuasi mobil Toyota Avanza yang ringsek tertimpa pohon di jalur Trans Sulawesi, kawasan Kebun Kopi, Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (4/11/2025). Insiden akibat angin kencang ini menewaskan satu orang pengemudi. (Foto: KONTEKS SULAWESI)
Petugas bersama warga mengevakuasi mobil Toyota Avanza yang ringsek tertimpa pohon di jalur Trans Sulawesi, kawasan Kebun Kopi, Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (4/11/2025). Insiden akibat angin kencang ini menewaskan satu orang pengemudi. (Foto: KONTEKS SULAWESI)

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Angin kencang yang melanda Kawasan Trans Sulawesi Kebun Kopi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Selasa (4/11/2025), berubah menjadi petaka. Sebatang pohon besar tumbang dan menimpa mobil Toyota Avanza yang melintas, menewaskan sang sopir di tempat.

Insiden maut itu terjadi saat ia balik dari arah palu tepatnya di jalur Trans Sulawesi, Kilometer 4 Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara. Korban diketahui bernama Ronal Pakaya (38), warga kelahiran Desa Lemito, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Mobil Avanza warna silver dengan nomor polisi DB 1834 AZ yang dikemudikannya ringsek berat di bagian depan akibat tertimpa batang pohon.

Baca Juga:  Disdikbud Parigi Moutong Genjot Pelayanan Pendidikan Lewat e-SPM

“Pohonnya besar sekali, roboh tiba-tiba saat angin kencang. Korban tidak sempat menghindar,” ujar Sudarman (45), sopir mobil Suzuki Carry yang melintas bersamaan di lokasi kejadian.

Selain mobil korban, pohon tumbang juga mengenai satu unit mobil open cup pengangkut kelapa menuju Pantoloan Palu. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Sudarman, ditemani pemilik mobil Rais (50), warga Desa Pangi, Kecamatan Parigi Utara.

“Saya sempat lihat batang pohon itu miring. Saya langsung pindahkan gigi ke satu dan banting setir ke kiri bahu jalan. Untung cuma kena dahan, tapi Avanza di belakang saya tidak sempat menghindar,” tutur Sudarman.

Baca Juga:  Dari 16 Jadi 53 Titik Tambang, Bupati Parimo Desak Pansus Ungkap Aktor di Balik Layar

Menurut kesaksiannya, korban mengemudi sendirian dari arah Palu bersama dua kendaraan lain di belakang. Saat tanjakan di jalur Kebun Kopi, kondisi angin kencang membuat pohon di tepi jalan tiba-tiba roboh ke arah jalur kendaraan.

Evakuasi pohon tumbang berlangsung lebih dari satu jam. Arus lalu lintas di jalur Trans Sulawesi sempat macet total selama proses penanganan.

“Kami sempat terhenti lama karena batang pohon menutup seluruh badan jalan,” pungkas Sudarman.

Laporan: Tommy Noho

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *