Bupati Resmikan Rest Area Ogomolos, Pekuat Ekonomi, Parimo Benahi Lintas Utama

oleh -176 Dilihat
oleh
Keterangan Foto: Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, memberikan sambutan saat meresmikan Rest Area Ogomolos di Kecamatan Mepanga, Rabu (12/11). Acara peresmian turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat. Foto: Tommy Noho
Keterangan Foto: Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, memberikan sambutan saat meresmikan Rest Area Ogomolos di Kecamatan Mepanga, Rabu (12/11). Acara peresmian turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat. Foto: Tommy Noho

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) kembali menegaskan komitmen pemerataan pembangunan lewat peresmian Rest Area Ogomolos di Kecamatan Mepanga, Rabu (12/11/2025). Peresmian itu dirangkaikan dengan dua agenda lain, pelantikan Kepala Desa Palasa Tengah dan penyaluran bantuan pangan secara simbolis.

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menyebut tiga agenda tersebut sebagai bukti sinergi pemerintah daerah dan desa dalam memperkuat layanan publik sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Ini bentuk kerja bersama antara perangkat daerah dan pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan,” ujarnya.

Baca Juga:  PMI Harus Tangguh dan Adaptif Hadapi Zaman

Ia menegaskan, Rest Area Ogomolos dibangun untuk menghadirkan layanan publik yang lebih manusiawi, modern, dan berorientasi ekonomi. Selain sebagai tempat istirahat yang aman dan nyaman, rest area ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi warga sekitar, terutama pelaku UMKM.

“Rest area ini bukan hanya titik singgah, tapi ruang hidup baru bagi ekonomi masyarakat lokal,” katanya.

Bupati kemudian memaparkan bahwa gagasan pembangunan rest area sudah ia rancang sejak masa kampanye. Lokasi Ogomolos dipilih karena posisinya yang dinilai paling strategis sebagai jalur lintas utama.

Baca Juga:  Muswil APRI Sulteng, Menakar Pemimpin Baru Penjaga Marwah Penghulu

Ia mengungkapkan, rencana ini semakin menguat setelah mendapatkan informasi bahwa pemerintah provinsi akan membuka akses jalan baru yang melewati wilayah tersebut. Karena itu sejak awal masa jabatan, ia langsung meminta dinas teknis menyiapkan desain rest area, lalu mengusulkannya ke Kementerian Perhubungan.

Menurut Bupati, pihak Kemenhub sempat terkejut mengetahui bahwa jalur Parigi Moutong, yang dikenal panjang dan vital, belum memiliki satu pun rest area. Respons positif pun datang, termasuk rencana dukungan pembangunan dari pusat.

Ia menegaskan, pembangunan fasilitas publik tidak boleh lagi menumpuk di satu wilayah. Arah pembangunan ke depan harus seimbang antara kawasan utara dan selatan.

Baca Juga:  Bank Sulteng Segera Berdiri di Morowali Utara

“Sejak kampanye saya sampaikan, pembangunan tidak boleh hanya di satu sisi. Harus merata,” pungkasnya.

Laporan: Tommy Noho

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *