Perayaan HUT WHDI Parimo, Erwin Burase Tekankan Peran Strategis Perempuan

oleh -52 Dilihat
oleh
Keterangan foto: Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menerima sambutan adat saat menghadiri peringatan HUT ke-38 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Parigi Moutong di Aula Yayasan Saraswati, Desa Tolai. Foto: Diskominfo
Keterangan foto: Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menerima sambutan adat saat menghadiri peringatan HUT ke-38 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Parigi Moutong di Aula Yayasan Saraswati, Desa Tolai. Foto: Diskominfo

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Bupati Parigi Moutong (parimo) Erwin Burase menegaskan perempuan memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dan pilar pembangunan daerah saat menghadiri peringatan HUT ke-38 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Parigi Moutong di Aula Yayasan Saraswati, Desa Tolai, Minggu (15/2/2026).

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-38 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Parigi Moutong yang dirangkaikan dengan menyambut Hari Kartini, 21 April mendatang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong Hj. Hestiwati Nanga, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Enang, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Soviana, serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar WHDI sekaligus berharap organisasi tersebut semakin solid dan terus berkontribusi bagi daerah.

Baca Juga:  Polda Sulteng dan FKUB Perkuat Moderasi Beragama Lewat Bhabinkamtibmas

“Semoga organisasi ini semakin maju, solid, dan terus berkontribusi dalam pembangunan, khususnya dalam pemberdayaan perempuan, pelestarian nilai budaya, serta penguatan kehidupan keagamaan di tengah masyarakat,” ujar Erwin.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan yang dikaitkan dengan peringatan Hari Kartini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan emansipasi dan kemajuan perempuan Indonesia.

Menurutnya, semangat Kartini harus terus dikobarkan agar perempuan semakin berdaya, mandiri, berpendidikan, serta mampu berperan aktif dalam pembangunan tanpa meninggalkan nilai budaya dan agama.

Bupati menegaskan perempuan memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah, baik dalam keluarga maupun kehidupan sosial.

“Dalam keluarga, perempuan adalah pendidik pertama bagi generasi penerus. Dalam masyarakat, perempuan adalah agen perubahan yang menghadirkan keteladanan dan kekuatan moral. Karena itu, pemberdayaan perempuan adalah investasi jangka panjang bagi masyarakat berkualitas,” tegasnya.

Baca Juga:  DPRD Parigi Moutong Hasilkan 3 Keputusan di Masa Persidangan I 2024

Ia juga mengapresiasi peran aktif WHDI Kabupaten Parigi Moutong dalam pembinaan umat, penguatan nilai keagamaan, kegiatan sosial, serta dukungan terhadap program pembangunan daerah.

“Saya memberikan apresiasi atas peran aktif WHDI yang selama ini turut berkontribusi dalam pembinaan umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan,” ungkapnya.

Melalui momentum tersebut, Bupati mengajak seluruh perempuan, khususnya anggota WHDI, untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat solidaritas organisasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai dharma dalam setiap pengabdian.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong Hj. Hestiwati Nanga menyampaikan tema kegiatan, yakni “Pemberdayaan Perempuan dalam Membentuk Keluarga Sehat dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas.”

Menurutnya, tema tersebut selaras dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya pada program Berani Sehat dan Berani Sejahtera.

Baca Juga:  Bumdes Sidoan Jalankan Usaha Ayam Petelur untuk Ketahanan Pangan Desa

“Dari sembilan program Berani, ada dua yang relevan di sini, Berani Sehat dan Berani Sejahtera. Saya mengajak ibu-ibu rajin ke posyandu, karena posyandu melayani semua umur, dari bayi hingga lansia,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemeriksaan rutin di posyandu penting untuk mendeteksi penyakit sejak dini sehingga kesehatan masyarakat dapat terjaga.

Pada kesempatan yang sama, Ketua WHDI Kabupaten Parigi Moutong Ni Wayan Lelli Pariani menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah atas dukungan dan kehadirannya dalam peringatan tersebut.

Ia juga menegaskan komitmen WHDI untuk terus meningkatkan sinergi dengan pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia perempuan Hindu di Kabupaten Parigi Moutong.

Sumber: Diskominfo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *