Banjir Rendam Permukiman Warga di Kelurahan Bantaya Parigi

oleh -63 Dilihat
oleh
Genangan banjir menutupi ruas Jalan Ki Hajar Dewantara, Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Senin (6/7/2026) malam, setelah hujan berintensitas tinggi menyebabkan air meluap dan merendam permukiman warga. Foto: BPBD Kabupaten Parigi Moutong/Pusdalops.
Genangan banjir menutupi ruas Jalan Ki Hajar Dewantara, Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Senin (6/7/2026) malam, setelah hujan berintensitas tinggi menyebabkan air meluap dan merendam permukiman warga. Foto: BPBD Kabupaten Parigi Moutong/Pusdalops.

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Parigi mengakibatkan banjir merendam permukiman warga di Kelurahan Bantaya, Senin (6/7/2026) malam. Hingga malam hari, petugas BPBD masih melakukan pendataan dampak bencana dan asesmen di lokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Rivai, melalui laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops), menyampaikan banjir terjadi sekitar pukul 19.00 WITA setelah hujan deras menyebabkan debit air meluap dan masuk ke rumah-rumah warga di Jalan Pramuka, Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi.

Baca Juga:  Pemkab Parigi Moutong Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-116

Laporan kejadian diterima BPBD pada pukul 20.10 WITA. Hingga Senin malam pukul 23.31 WITA, tim BPBD bersama masyarakat masih berada di lokasi untuk melakukan asesmen atau kaji cepat terhadap dampak banjir.

Sementara itu, jumlah warga terdampak, pengungsi, kerusakan rumah, maupun fasilitas umum masih dalam proses pendataan. BPBD juga memastikan belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Saat ini, kebutuhan mendesak bagi warga terdampak juga masih diidentifikasi seiring proses pendataan yang terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

Hingga laporan terakhir, banjir masih menggenangi sejumlah rumah warga di Kelurahan Bantaya. “Tim BPBD terus melakukan asesmen dan pendataan untuk memastikan kondisi warga serta menentukan langkah penanganan selanjutnya,” pungkas Rivai.Sumber: Pusdalops BPBD Kabupaten Parigi Moutong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *