Dinsos Parimo Salurkan Logistik Kepada Korban Banjir Bandang

oleh -987 Dilihat
oleh
Tagana Parigi Moutong meyerahkan bantuan kepada Masyarakat korban banjir bandang di desa Kantor Desa. (Foto: MRP)

PARIMO, KONTEKS SULAWESI – Penyaluran bantuan logistik untuk korban bencana banjir di Desa Sienjo dan Sibalago oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah melaui dilakukan.

Tidak hanya itu, Dinsos juga ikut serta membantu proses evakuasi korban bencana banjir bandang di Kecamatan Toribulu tersebut.

“Setelah tiba di lokasi, kami langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) serta aparat desa setempat untuk proses penanganan,” ungkap Sekretaris Dinsos Parimo, Tri Nugraha, di temui di lokasi banjir bandang.

Baca Juga:  Kemenkes Koordinasi Tangani Kasus Malaria di Parimo

Kata dia, Dinsos Parimo membagi tiga tim Taruna Siaga Bencana (Tagana), untuk membantu proses evakuasi korban di Desa Sibalago.

Proses evakuasi dilakukan adanya korban meninggal dunia, dan 30 Kepala Keluarga (KK) terdampak di perumahan nelayan di Desa Sienjo bersama Basarnas melalui jalur laut.

Sementara itu Tim Tagana lainnya, mendistribusikan logistik dari gudang Dinsos ke lokasi banjir bandang, sekaligus melakukan pendataan cepat korban terdampak.

“Rapat penanganan bencana ini, juga telah dilakukan. Dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan gabungan relawan, membahas soal penentuan tanggap darurat bencana,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bumdes Sidoan Jalankan Usaha Ayam Petelur untuk Ketahanan Pangan Desa

Hasil rapat tersebut, menyepakati penetapan tanggap darurat bencana di Empat Desa, yakni Sibalago dan Sienjo, Kecamatan Toribulu, Tindaki Kecamatan Parigi Selatan, dan Tanalanto, Kecamatan Torue.

Penetapan tanggap darurat bencana ini, dimulai pada Senin, 24 Juni 2024 hingga 14 hari ke depan.

Pembagian tugas juga telah disepakati dalam rapat tersebut. Di mana, menurut Tri Nugraha, PMI Parimo menangani logistik posko penggungsian di kantor Desa Sienjo, dengan jumlah korban terdampak sebanyak 30 KK atau kurang lebih 92 jiwa.

Kemudian, Dinsos Parimo akan menangani logistik posko pengungsian korban terdampak di Desa Sibalago sebanyak 300 KK atau 1.082 jiwa, ditambah para relawan.

Baca Juga:  Festival Pesona Buol XI Bakal Digelar Oktober 2024

“Untuk logistik kurang lebih 60 KK korban terdampak di Desa Tindaki dan Tanalanto, ditangani BPBD Parimo. Sementara posko induk, di pusatkan di Lapangangan Desa Sienjo,” pungkasnya.

Laporan: Tommy Noho