Kapolsek Torue dan Camat Turun Tangan Bina Pelajar Berkelahi di Tolai

oleh -473 Dilihat
oleh
Kapolsek Torue Iptu Arbit bersama Camat Torue Ni Luh Elisabet, S.E., saat memberikan pembinaan kepada para pelajar SMP Negeri Torue dan SMP Saraswati yang terlibat perkelahian, bertempat di Balai Desa Tolai, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (6/10/2025). Foto: Humas Polres Parimo
Kapolsek Torue Iptu Arbit bersama Camat Torue Ni Luh Elisabet, S.E., saat memberikan pembinaan kepada para pelajar SMP Negeri Torue dan SMP Saraswati yang terlibat perkelahian, bertempat di Balai Desa Tolai, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (6/10/2025). Foto: Humas Polres Parimo

PARIMO, KONTEKS SULAWESI — Dalam semangat membina generasi muda, Kapolsek Torue Iptu Arbit bersama Camat Torue Ni Luh Elisabet, S.E., turun langsung memberikan pembinaan kepada para pelajar yang terlibat perkelahian di Desa Tolai, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (6/10/2025). Kegiatan tersebut menjadi ajang edukasi dan refleksi bagi para siswa untuk memperbaiki diri dan menjauhi tindakan kekerasan.

Langkah cepat dan humanis yang dilakukan Kapolsek Torue usai menerima laporan perkelahian antar pelajar ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Bersama Camat Torue dan para guru dari SMP Negeri Torue serta SMP Saraswati, Kapolsek turun ke lapangan untuk menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab kepada para siswa.

Baca Juga:  Wisata Tersembunyi di Desa Sigenti Selatan

“Kami tidak ingin anak-anak di wilayah Torue terjerumus dalam kekerasan. Kalian adalah generasi penerus bangsa, jangan rusak masa depan dengan tindakan yang tidak bermanfaat,” tegas Kapolsek Torue Iptu Arbit.

Dalam arahannya, Kapolsek menekankan pentingnya mengedepankan penyelesaian masalah dengan kepala dingin dan menjunjung tinggi rasa saling menghargai antar sesama pelajar. Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan di lingkungan sekolah harus dihentikan dan digantikan dengan sikap saling mendukung.

“Kita harus mengedepankan pendekatan edukatif. Setiap siswa punya potensi besar jika diarahkan dengan benar,” ujarnya menambahkan.

Suasana pembinaan yang berlangsung di Balai Desa Tolai tampak hangat dan penuh makna. Para siswa menundukkan kepala menyesali perbuatannya, berjanji tidak akan mengulangi kesalahan serupa, dan siap memperbaiki sikap serta perilaku di sekolah.

Baca Juga:  Bocah Hilang di Hutan Banggai Laut Ditemukan Meninggal

Para guru dari dua sekolah tersebut turut mengapresiasi langkah cepat dan persuasif yang ditempuh Kapolsek dan Camat Torue. Menurut mereka, kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, dan pihak sekolah adalah bentuk nyata kepedulian terhadap pembentukan karakter pelajar yang berakhlak dan beretika.

Kapolsek Torue memastikan bahwa pembinaan seperti ini akan terus dilakukan sebagai langkah preventif agar pelajar di wilayahnya tidak mudah terprovokasi serta mampu menjadi generasi muda yang disiplin dan berkarakter kuat.

“Kami akan terus bersinergi dengan pihak sekolah dan pemerintah untuk membimbing adik-adik kita. Masa depan mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Kapolsek.

Baca Juga:  Wakil Rakyat Parigi Moutong Banyak Absen Ikut Paripurna

Sementara itu, Camat Torue Ni Luh Elisabet, S.E., turut memberikan nasihat moral kepada para siswa. Ia meminta agar peristiwa tersebut dijadikan pelajaran berharga untuk tidak diulangi kembali.

“Kalian harus belajar dari kesalahan ini. Bangkit, berubah, dan jadilah kebanggaan bagi orang tua serta sekolah,” pesan Camat Torue.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pembina dan pelindung generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, tangguh, dan cinta damai.

Sumber: Humas Polres Parimo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *