PARIMO, KONTEKS SULAWESI — Persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) di Kecamatan Sidoan terus dimatangkan. Hingga awal November ini, progres kesiapan panitia telah mencapai 70 persen. Event keagamaan itu dijadwalkan berlangsung pada 25 November 2025, dan rencananya akan dibuka langsung oleh Bupati Parimo, Erwin Burase.
Camat Sidoan, Muamar, mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh kepala desa yang ikut terlibat langsung dalam persiapan kegiatan tersebut. Ia menyebut dukungan para kepala desa bukan hanya dalam bentuk tenaga, tetapi juga sumbangsih finansial yang sangat membantu terlaksananya kegiatan MTQ tahun ini.
“Saya bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh kepala desa yang turun langsung membantu. Bukan hanya tenaga, tapi juga dukungan finansial mereka sangat berarti untuk menyukseskan MTQ ini,” ujar Muamar, Kamis (6/11/2025).
Menurutnya, penyelenggaraan MTQ yang akan diikuti 22 kecamatan di Kabupaten Parimo bukan hal mudah. Namun, berkat kerja sama yang solid dengan 11 kepala desa, seluruh kendala dan kekurangan bisa teratasi dengan baik.
“Sebelum memutuskan menjadi tuan rumah, saya lebih dulu berkoordinasi dengan semua kepala desa. Dukungan mereka luar biasa hingga semua kebutuhan bisa terpenuhi,” katanya.
Meski tidak akan digelar secara megah, Muamar menegaskan MTQ kali ini akan tetap meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Ia menekankan bahwa esensi kegiatan ini bukan pada kemewahan acara, tetapi pada nilai religius dan kebersamaan masyarakat Sidoan dalam menyambut tamu dari berbagai kecamatan.
“Kegiatan ini tidak kami buat mewah, tapi kami pastikan memberi kesan tersendiri bagi seluruh kontingen MTQ dari 22 kecamatan,” pungkasnya.
Untuk mendukung kenyamanan peserta, pihak kecamatan juga telah menyiapkan rumah-rumah singgah di tiga desa, yaitu Muara Jaya, Sidoan, dan Sidoan Timur. Setiap kecamatan peserta akan menempati satu hingga dua rumah sesuai kebutuhan masing-masing.
Laporan: Tommy Noho











