PARIMO, KONTEKS SULAWESI – Ratusan warga Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) memadati Lapangan Futsal Toraranga, Rabu, 17 Desember 2025. Sejak pukul 14.00 Wita, masyarakat dari berbagai kecamatan mengikuti Tabligh Akbar Parigi Moutong Bersholawat bertema “Sholawat Sumber Kekuatan dan Inspirasi” dalam suasana khidmat dan tertib.
Kegiatan keagamaan ini menghadirkan Habib Ali Zainal Abidin bin Husen Syech Abu Bakar, Pimpinan Pondok Pesantren Alfakhriyah Jakarta. Lantunan sholawat yang menggema di arena acara menegaskan nuansa religius sekaligus menjadi ruang konsolidasi spiritual umat Islam di Parigi Moutong.
“Pada sore yang penuh berkah ini, kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal afiat dalam kegiatan Tabligh Akbar Parigi Moutong Bersholawat. Ini merupakan wujud kecintaan kita kepada Rasulullah SAW sekaligus ikhtiar bersama dalam memperkuat nilai-nilai keimanan dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” kata Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase.
Bupati Erwin menyampaikan apresiasi kepada panitia Banaat Alkhairat, para ulama, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai tabligh akbar menjadi ruang penting memperkuat ikatan sosial dan spiritual masyarakat.
“Tema Sholawat Sumber Kekuatan dan Inspirasi mengandung makna yang sangat mendalam. Sholawat tidak hanya sebagai ibadah lisan, tetapi juga sumber ketenangan hati, penguat iman, serta inspirasi dalam menjalani kehidupan,” ujarnya.
Menurut Erwin, sholawat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Rasulullah SAW sekaligus bekal menghadapi tantangan kehidupan, baik secara personal maupun kolektif sebagai masyarakat.
“Dengan bersholawat, kita berharap memperoleh syafaat Rasulullah SAW dan senantiasa diberi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” ucapnya.
Ia juga menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW melalui nilai kejujuran, kesabaran, kasih sayang, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dalam membangun Parigi Moutong yang religius, rukun, dan sejahtera.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, kata Erwin, terus mendorong kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan sosial. Selain memperkuat keimanan dan ketakwaan, kegiatan keagamaan dinilai efektif mempererat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.
“Melalui momentum Tabligh Akbar ini, mari kita jadikan sholawat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, sebagai pengikat persaudaraan, penyejuk hati, serta pendorong untuk senantiasa berbuat kebaikan,” tuturnya.
Tabligh Akbar Parigi Moutong Bersholawat diharapkan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat serta membawa keberkahan bagi masyarakat dan daerah Parigi Moutong.
“Sholawat adalah jalan sunyi yang menumbuhkan kekuatan iman sekaligus merawat persaudaraan,” pungkasnya.
Sumber: Diskominfo








