PARIMO, KONTEKS SULAWESI — TNI menyatakan kesiapan membantu pemerintah daerah dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Korem akan mengerahkan personel dari Yon TP sesuai kebutuhan di lapangan, dengan jumlah awal disiapkan antara 30 hingga 60 personel.
Perwira Penghubung (Pabung) Parigi Moutong, Kapten Armet Putu Sijaya, mengatakan pengerahan pasukan dilakukan setelah adanya koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Sekretaris Daerah.
“Kami sudah melaporkan kesiapan ini kepada Bupati Parigi Moutong Erwin Burase dan Wakil Bupati Abdul Sahid,” kata Armet saat dikonfirmasi di sela kunjungan kepala daerah ke lokasi karhutla di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, dan Desa Uevolo, Kecamatan Siniu, Kamis (5/2/2026).
Menurut Armet, TNI saat ini menyiapkan personel, sementara perlengkapan pemadaman menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Personel akan dikerahkan penuh setelah sarana dan prasarana pemadaman dinyatakan siap digunakan.
Ia menambahkan, selama empat hari terakhir TNI telah menurunkan 10 personel yang siaga siang dan malam. Pasukan tersebut terlibat langsung memadamkan sejumlah titik api bersama petugas pemadam kebakaran Kabupaten Parigi Moutong.
“TNI siap menambah kekuatan apabila titik api semakin meluas. Seluruh personel di enam Koramil yang ada di Parigi Moutong dapat digerakkan sesuai kebutuhan,” pungkasnya.
Laporan: Tommy Noho








