GAS Sehat Bersama Diluncurkan, Cek Kesehatan Gratis Jangkau 283 Wilayah

oleh -6 Dilihat
oleh
Bupati Parigi Moutong saat membuka program GAS Sehat Bersama yang menjadi langkah pemerintah daerah mempercepat pencapaian standar pelayanan minimal kesehatan melalui skrining gratis hingga tingkat desa dan kelurahan. Foto: Diskominfo Parigi Moutong
Bupati Parigi Moutong saat membuka program GAS Sehat Bersama yang menjadi langkah pemerintah daerah mempercepat pencapaian standar pelayanan minimal kesehatan melalui skrining gratis hingga tingkat desa dan kelurahan. Foto: Diskominfo Parigi Moutong

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) resmi melepas dan meluncurkan Gerakan Aksi Serentak (GAS) Sehat Bersama Erwin-Sahid dan Masyarakat atau Sehat Bersama, sebagai program unggulan daerah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan dasar yang optimal, merata, dan bermutu bagi seluruh masyarakat.

Peluncuran program tersebut berlangsung di Auditorium Kantor Bupati, Kamis (18/6/2026), serta diikuti secara daring oleh kepala desa, kader kesehatan, tim PKK, dan masyarakat dari seluruh wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam sambutannya, Bupati Parigi Moutong menegaskan bahwa program ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mempercepat pencapaian 12 Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.

“Kegiatan ini adalah langkah nyata untuk mempercepat pencapaian 12 Standar Pelayanan Minimal bidang kesehatan. Hari ini saya secara resmi meluncurkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang telah dimulai sejak 17 Juni dan dilaksanakan serentak di 278 desa dan 5 kelurahan se-Parigi Moutong,” ujarnya.

Baca Juga:  Tongkat Estafet Perjuangan DOB Moutong dan Tomini Raya Diharapkan Lanjut di Kepemimpinan Baru Parimo

Bupati menjelaskan, pelaksanaan program akan dievaluasi setiap tiga bulan sejalan dengan pemantauan nasional terhadap program prioritas Presiden. Ia berharap capaian daerah dapat kembali meningkat setelah sebelumnya sempat berada di posisi teratas tingkat nasional.

“Saat evaluasi berikutnya, kita harus berupaya kembali masuk peringkat satu atau dua. Yang terpenting, program ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat melalui deteksi dini penyakit sehingga risiko kesehatan yang lebih berat dapat dicegah,” tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh unsur pemerintah hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Dibutuhkan sinergi pemerintah kecamatan, desa, kelurahan, kader kesehatan, dan PKK agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat. Semangatnya adalah bergerak bersama melayani masyarakat untuk mewujudkan Parigi Moutong yang sehat, maju, dan sejahtera,” tambahnya.

Baca Juga:  Pjs Gubernur Imbau Jaga Ketertiban dan Hubungan Sosial di HUT Kota Palu

Bupati juga mengapresiasi berbagai inovasi layanan kesehatan yang telah berjalan, termasuk layanan ambulans gratis. Namun demikian, ia meminta seluruh jajaran kesehatan terus melakukan perbaikan terhadap berbagai keluhan masyarakat.

Selain itu, ia menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk menghitung kebutuhan anggaran pemulangan jenazah warga yang meninggal dunia di rumah sakit Kota Palu agar dapat ditanggung pemerintah daerah mulai tahun depan.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Darlin, menjelaskan bahwa program GAS Sehat Bersama bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelayanan kesehatan, memperkuat deteksi dini penyakit, memperluas kolaborasi lintas sektor, mendukung pencapaian indikator kesehatan daerah, serta mengoptimalkan pelayanan melalui pendekatan inovatif.

Darlin juga memaparkan sejumlah capaian sektor kesehatan selama satu tahun terakhir, di antaranya layanan ambulans gratis yang telah menangani 266 kasus pada 2025 dan 113 kasus sepanjang 2026, pengembangan Rumah Tunggu Rujukan dari empat menjadi 12 kamar di Makassar, layanan kesehatan bergerak yang menjangkau puluhan pasien, serta program pelayanan simpatik berbasis prinsip “Senyum, Sapa, Santun”.

Baca Juga:  Aksi ‘Indonesia Gelap’ di Palu, Serukan 8 Tuntutan ke Pemerintah

Tak hanya itu, Dinas Kesehatan juga menyiapkan berbagai materi edukasi kesehatan dalam bentuk video sinema berbahasa daerah agar lebih mudah dipahami masyarakat hingga pelosok desa.

Gerakan Aksi Serentak Sehat Bersama nantinya akan menjadi metode baku dalam pelaksanaan kegiatan skrining kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Parigi Moutong, sekaligus memperkuat upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

“Melalui Gerakan Aksi Serentak Sehat Bersama, pemerintah berharap pelayanan kesehatan tidak hanya hadir saat masyarakat sakit, tetapi juga mampu membangun budaya hidup sehat melalui deteksi dini, pencegahan, dan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.

Sumber: Diskominfo Parigi Moutong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *