Musrenbang RKPD Parimo Fokus SDM dan Pertanian Maju

oleh -6 Dilihat
oleh
Wakil Bupati Parigi Moutong (Parimo), H. Abdul Sahid, bersama unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan menyaksikan penandatanganan berita acara pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RKPD Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2027 di Aula Lantai II Kantor Bupati, Senin (30/3/2026). Foto: Diskominfo Parigi Moutong.
Wakil Bupati Parigi Moutong (Parimo), H. Abdul Sahid, bersama unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan menyaksikan penandatanganan berita acara pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RKPD Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2027 di Aula Lantai II Kantor Bupati, Senin (30/3/2026). Foto: Diskominfo Parigi Moutong.

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang digelar pada Senin (30/3/2026). Forum ini menjadi momentum menyelaraskan arah pembangunan dengan kebutuhan masyarakat serta prioritas daerah.

Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, membacakan sambutan tertulis Bupati H. Erwin Burase yang menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum strategis untuk menghimpun aspirasi sekaligus memastikan anggaran daerah digunakan secara tepat, efektif, dan efisien.

“Musrenbang ini menjadi wadah penting untuk menampung ide dan masukan dari seluruh pemangku kepentingan, agar anggaran yang terbatas dapat digunakan secara tepat, efektif, dan efisien,” ujar Abdul Sahid membacakan sambutan Bupati.

Baca Juga:  Bom Ikan Kembali Menghantam Teluk Tomini, Warga Desak Pemerintah Bertindak Tegas

Dalam kesempatan itu, Bupati memaparkan sejumlah indikator pembangunan yang menjadi fokus perencanaan tahun 2027. Angka kemiskinan di Kabupaten Parigi Moutong turun dari 14,2 persen pada 2024 menjadi 13,51 persen pada 2025. Meski demikian, angka tersebut masih berada di atas rata-rata Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), sehingga diperlukan percepatan pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penciptaan lapangan kerja.

Pertumbuhan ekonomi daerah juga mengalami peningkatan dari 3,59 persen menjadi 3,92 persen dengan sektor pertanian sebagai penopang utama. Pemerintah daerah menargetkan pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya meningkat secara statistik, tetapi juga mampu dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Di bidang pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 69,48 pada 2024 menjadi 69,99 pada 2025. Sementara itu, prevalensi stunting berhasil ditekan dari 28,5 persen pada 2023 menjadi 22,3 persen pada 2024.

Baca Juga:  Bawaslu Buol Ajak Masyarakat Awasi Netralitas ASN dan Kades Jelang Pilkada

Bupati menegaskan arah pembangunan daerah tetap berpedoman pada empat pilar utama, yakni kesehatan, pendidikan, ekonomi, serta tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Untuk tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengusung tema “Akselerasi Penguatan Sumber Daya Manusia dalam Pengelolaan Bidang Pertanian yang Didukung Infrastruktur yang Merata.” Tema tersebut menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai kunci dalam mengoptimalkan sektor pertanian sebagai penggerak utama perekonomian daerah.

“Potensi alam yang melimpah tidak akan memberikan hasil maksimal tanpa didukung sumber daya manusia yang terampil dan mampu berinovasi. Kita ingin petani menjadi pelaku utama yang berdaya saing,” lanjutnya.

Baca Juga:  Remaja Tenggelam di Sungai Kotarindau Sigi Belum Ditemukan

Selain itu, pemerintah menetapkan lima prioritas pembangunan, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi rakyat, pemerataan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ketahanan ekologi berbasis sosial budaya, serta tata kelola pemerintahan yang transparan, profesional, dan akuntabel.

Bupati juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar menyusun program berdasarkan kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan kolaborasi serta menghindari ego sektoral, sehingga setiap program pembangunan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang kuat, kita optimistis dapat membawa Parigi Moutong menjadi daerah yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.

Sumber: Diskominfo Parigi Moutong.