Parimo Jadi Tuan Rumah Rakorda PMPTSP, Dorong Investasi Berbasis Sinergi dan Inovasi

oleh -13 Dilihat
oleh
Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, membuka secara resmi Rakorda PMPTSP se-Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Auditorium Kantor Bupati. Kegiatan ini menjadi forum strategis memperkuat sinergi antar daerah dalam mendorong percepatan investasi. Foto: Diskominfo
Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, membuka secara resmi Rakorda PMPTSP se-Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Auditorium Kantor Bupati. Kegiatan ini menjadi forum strategis memperkuat sinergi antar daerah dalam mendorong percepatan investasi. Foto: Diskominfo

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Wakil Bupati Parigi Moutong (Parimo), Abdul Sahid, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) se-Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Tahun 2026 di Auditorium Kantor Bupati, Sabtu, 11 April 2026.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan Gubernur Sulawesi Tengah, para bupati dan wali kota, serta jajaran Dinas PMPTSP kabupaten/kota se-Sulteng. Rakorda menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antar daerah guna mendorong percepatan investasi.

Dalam sambutan Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, yang dibacakan Wakil Bupati Abdul Sahid, disampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat datang kepada seluruh peserta yang hadir.

Baca Juga:  Gubernur Sulteng Tekankan Anggota DPRD Hindari Judi Online

“Merupakan kehormatan bagi kami menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini, sebagai bagian dari upaya bersama membangun Sulawesi Tengah menuju Sulteng Nambaso,” ujarnya.

Mengusung tema “Berani Berusaha dengan Sinergitas Informasi dan Inovasi untuk Investasi Berkelanjutan”, Rakorda ini diharapkan mendorong daerah lebih proaktif dalam menarik investasi.

Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa daerah tidak cukup hanya mengandalkan potensi, tetapi harus mampu mengelola dan mengemasnya menjadi peluang investasi yang nyata dan bernilai ekonomi.

Kabupaten Parigi Moutong memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan, perikanan dan kelautan, serta pariwisata berbasis alam dan budaya. Namun, potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya terkonversi menjadi investasi riil.

Baca Juga:  AMSI Sulteng Gelar Diskusi Dampak dan Ancaman Penambangan Ilegal

Berdasarkan data realisasi investasi tahun 2025, Parigi Moutong mencatat capaian positif dengan menempati peringkat ke-5 di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, dengan persentase sebesar 365,16 persen. Capaian ini menjadi indikator meningkatnya minat investor terhadap daerah tersebut.

“Oleh karena itu, sinergitas informasi, inovasi pelayanan, serta kolaborasi antar daerah menjadi kunci utama dalam percepatan investasi,” lanjutnya.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan perizinan serta penguatan sistem informasi investasi yang terbuka dan terintegrasi.

Baca Juga:  Banyak Lampu Jalan Mati, Komisi I DPRD Parimo Pertanyakan Anggaran

Rakorda ini diharapkan mampu melahirkan langkah konkret dalam percepatan layanan investasi, strategi promosi daerah, serta pemerataan investasi di seluruh wilayah Sulteng.

“Investasi tidak mengenal batas wilayah. Ketika kita bersinergi, maka pertumbuhan ekonomi akan bergerak bersama dan merata,” pungkasnya.

Sumber: Diskominfo