Pemprov Sulteng Genjot Percepatan Ekspor Durian ke Tiongkok

oleh -480 Dilihat
oleh
Pemprov Sulteng Genjot Percepatan Ekspor Durian ke Tiongkok
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, menggelar rapat koordinasi guna menggenjot percepatan ekspor durian ke Tiongkok bersama Kemenkomarves Republik Indonesia, berlangsung di ruang Polibu Kantor Gubernur, Selasa (9/7/2024). Foto: Dok. Pemprov Sulteng

PALU, KONTEKS SULAWESI Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, menggelar rapat koordinasi guna menggenjot percepatan ekspor durian ke Tiongkok.

Rapat koordinasi ini digelar bersama Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) Republik Indonesia, berlangsung di ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Selasa (9/7/2024).

“Kita sudah memiliki langkah yang begitu dekat, sehingga Provinsi Sulawesi Tengah bisa melakukan ekspor durian langsung ke Tiongkok,” kata Gubernur yang diwakili Sekdaprov Sulteng, Novalina.

Novalina menyampaikan bahwa peluang ini juga merupakan harapan baru bagi para petani durian di Provinsi Sulawesi Tengah, karena dapat mengekspor langsung durian ke Tiongkok tanpa harus transit ke Thailand.

Sebelumnya Novalina juga mengucapkan terima kasih kepada Kemenkomarves, Kementerian Pertanian RI, Badan Pangan Nasional RI yang sudah berkenan datang untuk melihat langsung kesiapan Negeri Seribu Megalit menyongsong momen ekspor durian.

Baca Juga:  Aiptu Andi Yusnar Kurangi Ketergantungan Anak dari Bermain Gadget

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, akan disusun langkah-langkah strategisnya dan hal apa yang harus dilakukan. Sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama, kami sudah bisa ekspor langsung ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT),” harap Novalina.

Sementara dikesempatan yang sama, Staf Khusus Bidang Ketahanan Pangan dan Ekonomi Hijau Kemenkomarves Van Basten juga menyampaikan, bahwa tujuan kedatangan timnya ke Provinsi Sulteng yaitu untuk meninjau objek dari rencana kerja sama ekspor durian ke Tiongkok.

“Sebagaimana diketahui, negara Tiongkok memiliki permintaan yang cukup besar terhadap buah durian yang selama ini di suplai dari Vietnam dan Thailand,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wabup Parimo Minta Waktu Dua Pekan Tangani Polemik Kades Sigenti

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya akan memastikan bagaimana yang nanti dikerjakan bersama baik dari Barantin, Bapannas, Kementrian Pertanian, Pemprov Sulteng maupun badan usaha untuk memastikan protokol ekspor antara Indonesia dengan Tiongkok, khususnya terkait keamanan pangan.

“Saya yakin semua itu dapat dicapai. Sehingga kami bisa buka secara langsung ekspor durian dari Sulawesi Tengah untuk tahap pertama dan akan berkembang ke wilayah lainnya seperti Bali, Sumatera dan wilayah-wilayah lain yang berpotensi untuk dapat diekspor ke Tiongkok,” ucap Van Basten.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulteng Nelson Metubun menyampaikan, saat ini terbuka peluang bagi Sulawesi Tengah untuk melakukan direct ekspor komoditas durian ke Tiongkok.

Baca Juga:  Beri Tausyiah Ramadhan, Gubernur Himbau Masyarakat Pererat Ukhuwah Islamiyah

“Hari ini kami mengumpulkan perwakilan Dinas TPH dari 13 kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah, guna menyatukan persepsi dan data, sehingga data yang dihasilkan betul-betul data riil,” ujar Nelson.

Nelson pun mengatakan, perwakilan Dinas TPH dari 13 kabupaten/kota ini juga dihadirkan untuk menyepakati seperti apa langkah-langkah yang perlu dilaksanakan secara bertingkat terhadap tugas pokok dan fungsi dalam hal ekspor durian.

“Saya berharap agar langkah-langkah yang telah dilakukan semakin mempercepat proses rencana eskpor langsung durian dari Provinsi Sulawesi Tengah ke Tiongkok, yang ditargetkan antara bulan Agustus sampai September 2024,” pungkasnya.**