Wakil Gubernur Resmikan Gereja GPID Kembangsari, Simbol Toleransi di Parimo

oleh -224 Dilihat
oleh
Wakil Gubernur Sulteng Dr. Reny Lamadjido bersama tokoh gereja menandatangani prasasti peresmian Gereja GPID Alif dan Ya Kembangsari, disaksikan Wakil Bupati Abdul Sahid dan Ketua DPRD beserta jajaran, Minggu (13/7/2025). Foto: Prokopim Setda Parigi Moutong

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Suasana penuh haru dan sukacita menyelimuti Jemaat Gereja Protestan di Indonesia Donggala (GPID) Alif dan Ya Kembangsari, Kecamatan Parigi Selatan, saat Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Reny A. Lamadjido, meresmikan gedung gereja yang baru, Minggu (13/7/2025).

Dalam peresmian yang disambut antusias ratusan jemaat, hadir pula Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, dan pejabat pemerintahan lainnya.

“Peresmian gereja ini bukan sekadar simbol pembangunan fisik, tetapi manifestasi nyata persatuan dan toleransi antarumat beragama di Sulawesi Tengah,” ujar Wakil Gubernur Dr. Reny Lamadjido.

Baca Juga:  Wakapolres Parimo Pastikan Tak Ada Tenaga Asing di Tambang Kayuboko

Acara peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penabuhan gong oleh Wakil Gubernur. Momen tersebut menjadi penegasan bahwa keberadaan rumah ibadah tidak hanya sebagai tempat ibadah, melainkan pilar sosial yang menguatkan keharmonisan hidup bersama.

“Di sini, umat Kristiani bisa beribadah dengan damai, berdampingan dengan umat Islam, Hindu, Buddha, dan aliran kepercayaan lain. Inilah Sulawesi Tengah yang sesungguhnya damai, terbuka, dan saling menghargai,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur juga menyinggung dua program prioritas Pemprov Sulteng, yakni Berani Sehat dan Berani Cerdas, yang telah membawa dampak signifikan terhadap kualitas pendidikan dan layanan kesehatan masyarakat. Ia berharap seluruh komponen masyarakat, termasuk jemaat GPID, ikut ambil bagian dalam mewujudkan Sulteng yang “Berani dan Berkah”.

Baca Juga:  Kenali Modus Penipuan ATM dan NFC di HP

“Gereja ini kami harapkan menjadi mercusuar cinta kasih dan moderasi beragama, tempat tumbuhnya harapan menuju Parigi Moutong yang adil, sejahtera, dan beradab,” pungkas Dr. Reny Lamadjido.

Sementara itu, Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, turut mengapresiasi kerja sama dan gotong royong jemaat dalam menyelesaikan pembangunan gereja.

“Gereja ini bukan hanya tempat ibadah, tapi juga pusat pembinaan moral dan kasih, yang turut memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Wabup.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam mendukung pembangunan rumah ibadah lintas agama, sebagai bagian dari ikhtiar merawat keberagaman dan keharmonisan sosial.

Baca Juga:  Warga Kilo Poso Temukan Senpi Rakitan Dalam Kondisi Berkarat

Acara peresmian juga dirangkai dengan ibadah syukur dan pelantikan pelayan khusus gereja, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Di akhir kegiatan, dilakukan peninjauan fasilitas gereja oleh Wakil Gubernur bersama pejabat lainnya, yang disambut hangat oleh jemaat.

Turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain Anggota DPRD Provinsi Sulteng, Ketua DPRD Parigi Moutong, Kapolres Parigi Moutong, Kepala Kemenag Sulteng, jajaran Majelis Sinode GPID, hingga tokoh masyarakat setempat.

Sumber: Prokopim Setda Parigi Moutong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *