Pemerintah Parimo Hadir di Jalan Dharma

oleh -951 Dilihat
oleh
kunjungan silaturahmi yang dipimpin langsung Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, S.Pd., ke lingkungan umat Hindu di Desa Koraraya, Kecamatan Mepanga, Minggu (20/7/2025). Foto: Prokopim Setda Parigi Moutong.

PARIMO, KONTEKS SULAWESI – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong kembali menunjukkan komitmennya dalam merawat kerukunan umat beragama. Hal ini tampak dari kunjungan silaturahmi yang dipimpin langsung Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, S.Pd., ke lingkungan umat Hindu di Desa Koraraya, Kecamatan Mepanga, Minggu (20/7/2025).

“Kehadiran kami bukan sekadar seremoni, tapi bentuk nyata dukungan dan penghormatan terhadap nilai-nilai spiritual umat Hindu yang sangat luhur. Ini adalah bagian dari wajah keberagaman Parigi Moutong yang patut kita banggakan bersama,” ungkap Abdul Sahid dalam sambutannya yang disambut hangat para tokoh adat dan rohaniawan Hindu.

Kunjungan tersebut bertepatan dengan digelarnya upacara sakral Mediksa, sebuah prosesi dalam ajaran Hindu yang menandai transformasi seseorang dari umat biasa (walaka) menjadi pendeta suci (Sulinggih). Dalam prosesi tersebut, Ida Bahwati Wayan Suanda resmi menyandang nama rohani Ida Sri Bhagawan, menapaki jalan baru dalam pengabdian spiritual sebagai Bhagawan.

Baca Juga:  Dorong Investasi, Pemda Parigi Moutong Sosialisasikan OSS

Didampingi Anggota DPRD Parigi Moutong dari Fraksi Golkar Dapil III, I Wayan Adyana Wirawan, serta sejumlah pejabat daerah, Wakil Bupati Abdul Sahid hadir sebagai wujud kehadiran negara dalam setiap detak kehidupan masyarakatnya. Kehadiran ini sekaligus menjadi pesan moral penting bahwa keragaman agama adalah kekuatan, bukan perbedaan yang memecah.

“Bapak Bupati Erwin Burase menyampaikan salam hangat dan permohonan maaf karena tidak dapat hadir langsung. Namun, beliau memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya prosesi ini sebagai bentuk kekuatan spiritual umat Hindu yang menginspirasi,” tambah Sahid.

Baca Juga:  Bupati Parimo Geram, Surat Kades Sipayo Soal Pungutan PETI Bisa Dipidana

Dalam suasana penuh khidmat, ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah akan terus mendukung kegiatan keagamaan lintas iman, sebagai bagian penting dalam pembangunan karakter masyarakat Parigi Moutong yang inklusif dan beradab.

“Nilai-nilai keagamaan seperti ini tidak hanya memperkuat iman umat, tetapi juga membentuk karakter bangsa yang santun, toleran, dan berkeadilan sosial,” ujarnya.

Silaturahmi ini pun menjadi ruang dialog antara umat Hindu dan pemerintah, menciptakan nuansa kekeluargaan yang hangat. Para tokoh agama, pemangku adat, serta masyarakat menyambut positif kehadiran pemerintah, seraya berharap jalinan ini terus terawat dalam bingkai kebersamaan.

Baca Juga:  Lima Kampus di Sulteng Ikut Lomba Debat Hukum Antar Perguruan Tinggi

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Wakil Bupati Abdul Sahid menyampaikan harapan besarnya terhadap masa depan kehidupan beragama di daerahnya.

“Semoga kebersamaan ini terus menjadi fondasi yang kokoh bagi harmoni sosial di Parigi Moutong. Pemerintah Daerah akan selalu hadir dalam setiap langkah masyarakat, karena hanya dengan kebersamaan, kita bisa membangun daerah yang damai, sejahtera, dan bermartabat,” pungkasnya.

Sumber: Prokopim Setda Parigi Moutong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *