Anwar Hafid Dorong Ekonomi Desa Lewat Koperasi

oleh -897 Dilihat
oleh
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama jajaran pejabat daerah saat kunjungan ke Koperasi Desa Merah Putih di Desa Budi Mukti, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Selasa (23/7), sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis desa. Turut hadir wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid (kanan ujung) Foto: Prokopim Setda Parigi Moutong.

DONGGALA, KONTEKS SULAWESI – Pembangunan Indonesia dimulai dari desa. Pesan ini digaungkan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid saat meninjau langsung kegiatan koperasi dan pemberdayaan masyarakat di Desa Budi Mukti, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Selasa (23/7). Dalam kunjungannya, ia menegaskan kembali arah pembangunan nasional yang berpijak pada kekuatan desa sebagaimana diarahkan Presiden RI, H. Prabowo Subianto.

“Presiden H. Prabowo tidak ingin uang negara mengalir keluar dari desa. Semua aktivitas ekonomi dari pangan bergizi, koperasi, hingga ketahanan pangan harus dibangun dan dikelola dari dalam desa,” ujar Anwar Hafid di hadapan warga dan pelaku koperasi.

Baca Juga:  Advokat Kirim “Hadiah Kemerdekaan” ke Kapolres Touna: Lapor Penyidik ke Mabes Polri

Fokus utama kegiatan adalah mendorong penguatan koperasi desa, khususnya Koperasi Merah Putih, sebagai instrumen penggerak roda ekonomi lokal.

Di hadapan masyarakat, Gubernur memaparkan berbagai program nyata Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mendukung visi Presiden. Mulai dari pembukaan 16.000 hektare lahan pertanian baru, distribusi kapal nelayan bagi desa pesisir, hingga pembangunan 1.000 kilometer jalan desa melalui sinergi lintas pemerintahan.

Koperasi Merah Putih menjadi ujung tombak pengelolaan distribusi pangan lokal, dengan pasokan beras, telur, daging ayam, dan sayuran yang berasal langsung dari petani dan peternak setempat. Hal ini sekaligus mendukung program makanan bergizi gratis bagi anak sekolah yang kini digencarkan pemerintah pusat.

Baca Juga:  Bapemperda DPRD Parimo Genjot Revisi RTRW Sesuai Amanat UU

Tak hanya soal ekonomi, Gubernur juga menyoroti program sosial unggulan lewat 9 BERANI. Di antaranya:

Berani Sehat, yang telah merealisasikan Rp37 miliar anggaran BPJS untuk warga kurang mampu.

Berani Cerdas, dengan bantuan biaya kuliah hingga sarjana dan pendidikan gratis untuk semua jenjang.

Berani Mandiri, dengan penguatan koperasi dan infrastruktur desa sebagai tulang punggung ekonomi lokal.

Anwar Hafid menekankan pentingnya komitmen kolektif antar pemimpin daerah. Ia mengajak semua kepala daerah, camat, hingga kepala desa untuk tidak sekadar hadir, tetapi benar-benar turun tangan menjalankan pembangunan nyata.

Baca Juga:  PETI Kayuboko Biang Kerok Banjir, Pemda Parimo Takut Atasi Cukong

“Kalau kita semua bersatu, bergerak, dan tidak setengah hati, maka visi besar Indonesia yang mandiri dan sejahtera bisa kita wujudkan di era kepemimpinan Presiden H. Prabowo Subianto,” tutupnya.

Dengan semangat gotong royong dan keberanian berinovasi, Sulawesi Tengah menapaki jalan menjadi contoh sukses pembangunan desa yang menyatu dengan denyut nadi bangsa.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, bersama jajaran OPD dan stakeholder terkait. Sementara Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, mengikuti secara daring bersama Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah.

Sumber: Prokopim Setda Parigi Moutong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *