Parimo Perkuat Ketahanan Pangan lewat Bantuan Benih dan Alsintan

oleh -414 Dilihat
oleh
Keterangan Foto: Kepala daerah Parigi Moutong Erwin Burase menandatangani dokumen serah terima bantuan benih jagung dan alat mesin pertanian (alsintan), disaksikan pejabat pemerintah daerah serta unsur TNI–Polri di Aula Dinas TPHP Parigi Moutong. Foto: Diskominfo
Keterangan Foto: Kepala daerah Parigi Moutong Erwin Burase menandatangani dokumen serah terima bantuan benih jagung dan alat mesin pertanian (alsintan), disaksikan pejabat pemerintah daerah serta unsur TNI–Polri di Aula Dinas TPHP Parigi Moutong. Foto: Diskominfo

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menerima bantuan 26.955 kilogram benih jagung hibrida dan 20 unit traktor roda empat dari pemerintah pusat. Penyerahan dilakukan di Aula Dinas TPHP Parigi Moutong, Senin, 8 Desember 2025, disaksikan Ketua DPRD, Kepala Lapas Olaya, Plt Kadis TPHP, serta unsur Forkopimda.

Pada kesempatan itu, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah pusat atas alokasi benih jagung untuk 1.797 hektare lahan melalui anggaran nasional, ditambah dukungan daerah seluas 24 hektare.

“Alokasi ini bukan sekadar bantuan teknis, tetapi investasi jangka panjang untuk meningkatkan produksi pangan strategis, khususnya jagung,” katanya.

Baca Juga:  39.387 Warga Parimo Masih Miskin, Gubernur Anwar: Kita Harus Bedah Data dan Tepat Sasaran

Pemerintah pusat juga menyalurkan 20 traktor roda empat untuk Brigade Alsintan Dinas TPHP Parigi Moutong. Langkah ini dinilai penting untuk percepatan modernisasi pertanian, terutama dalam mendukung pengolahan lahan dan program cetak sawah baru seluas 404,6 hektare.

“Keberadaan alsintan memberikan nilai tambah signifikan bagi percepatan produksi dan efisiensi pengolahan lahan,” ujar Erwin.

Erwin menegaskan bahwa seluruh bantuan merupakan bagian dari komitmen pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, sejalan dengan program “Berani Panen” Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Ia meminta kelompok tani memanfaatkan benih dan alsintan secara optimal, dengan manajemen kelompok yang disiplin serta perawatan terjadwal.

Baca Juga:  Pansus DPRD Parigi Moutong Laporkan Tiga Raperda di Rapat Paripurna

“Benih dan alsintan ini harus dikelola dengan penuh tanggung jawab untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani,” ucapnya.

Bupati juga menekankan pentingnya pendampingan intensif dari para penyuluh agar teknologi budidaya diterapkan tepat dan konsisten di lapangan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, dan petani menjadi kunci agar Parigi Moutong mampu tampil sebagai salah satu lumbung pangan Sulawesi Tengah.

Menutup sambutannya, Erwin mengajak petani menjaga semangat kerja dan memanfaatkan bantuan sebagai langkah memperkuat kemandirian pangan daerah.

“Dengan kerja keras dan kebersamaan, kita mampu mewujudkan Parigi Moutong yang produktif, mandiri, dan semakin maju,” pungkasnya.

Baca Juga:  AJI Palu Warning KPID: Jangan Jadi Alat Represi Media

Sumber: Diskominfo