PARIMO, KONTEKS SULAWESI – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) resmi melantik Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) dan Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Parigi Moutong di Aula Lantai II Kantor Bupati, Sabtu (11/4/2026). Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pemberdayaan keluarga dan peningkatan layanan pendidikan anak usia dini.
Mewakili Bupati Parigi Moutong, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Adrudin Nur, menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar untuk menggerakkan pembangunan dari lingkungan keluarga sebagai fondasi utama masyarakat.
Dalam sambutan tertulis Bupati H. Erwin Burase yang dibacakan Adrudin Nur, disampaikan bahwa seluruh program TP-PKK dan Bunda PAUD harus selaras dengan empat pilar prioritas pembangunan daerah periode 2025–2029, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan penurunan stunting, penguatan ekonomi kerakyatan berbasis keluarga dan UMKM, pembangunan infrastruktur desa, serta reformasi birokrasi dan pelayanan publik.
“TP-PKK dan Bunda PAUD adalah motor penggerak. Kami membutuhkan inovasi yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama dalam mempercepat penurunan stunting dan memastikan layanan PAUD menjangkau seluruh pelosok,” ujar Adrudin membacakan amanat Bupati.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong, Ny. Hj. Hestiwati Nanga, mengingatkan pentingnya penguatan basis data dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK agar setiap kebijakan dan program tepat sasaran.
Ia menyoroti masih tingginya angka kematian ibu dan bayi di Sulawesi Tengah (Sulteng), termasuk tantangan yang dihadapi Kabupaten Parigi Moutong, sehingga dibutuhkan kerja nyata berbasis data mulai dari capaian imunisasi hingga deteksi dini penyakit seperti tuberkulosis (TBC).
“Program PKK tidak boleh dijalankan sekadar rutinitas. Setiap Ketua TP-PKK Kecamatan harus memiliki data yang akurat karena tanpa data, kebijakan yang diambil tidak akan efektif,” tegas Hestiwati.
Pada kesempatan tersebut, Hestiwati juga mengumumkan rencana peluncuran Transformasi Posyandu berbasis Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kabupaten Parigi Moutong. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat hingga ke tingkat desa.
Pelantikan turut dihadiri Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong Hj. Marwa Mahdang, Kepala Bagian Pemerintahan Ervian Aksa Yoza, serta para camat se-Kabupaten Parigi Moutong.
Dengan dilantiknya Ketua TP-PKK dan Bunda PAUD Kecamatan, pemerintah daerah berharap sinergi lintas sektor semakin kuat dalam mendorong peningkatan kualitas keluarga, pendidikan anak usia dini, kesehatan masyarakat, dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
“Melalui kolaborasi TP-PKK, Bunda PAUD, dan pemerintah daerah, diharapkan setiap program benar-benar memberi manfaat nyata bagi keluarga serta melahirkan generasi Parigi Moutong yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Sumber: Diskominfo Parigi Moutong.









