Menko Pangan Serahkan Pupuk, Petani Sigi Diperkuat Pemerintah

oleh -96 Dilihat
oleh
Menko Pangan Zulkifli Hasan didampingi Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyerahkan secara simbolis bantuan pupuk non-subsidi kepada perwakilan kelompok tani dalam kegiatan Rembuk Tani di Kabupaten Sigi, Sabtu (4/7/2026), sebagai upaya memperkuat produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional. Foto: Ist
Menko Pangan Zulkifli Hasan didampingi Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyerahkan secara simbolis bantuan pupuk non-subsidi kepada perwakilan kelompok tani dalam kegiatan Rembuk Tani di Kabupaten Sigi, Sabtu (4/7/2026), sebagai upaya memperkuat produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional. Foto: Ist

SIGI, KONTEKS SULAWESI Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) memperkuat dukungan bagi sektor pertanian melalui penyerahan bantuan pupuk kepada kelompok tani di Kabupaten Sigi. Bantuan tersebut diserahkan dalam kegiatan Rembuk Tani sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas petani sekaligus memperkokoh ketahanan pangan nasional.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menghadiri Rembuk Tani di Kabupaten Sigi, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Patrio, Anggota DPR RI Sarifuddin Sudding, unsur Forkopimda, pemerintah daerah, serta ratusan petani dari berbagai wilayah di Kabupaten Sigi.

Pada kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan bersama Gubernur Anwar Hafid menyerahkan bantuan kepada kelompok tani berupa 1,5 ton pupuk NPK dan 1,5 ton pupuk urea sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan hasil produksi pertanian.

Baca Juga:  Tolak Program MBG Karena Telat 10 Menit, SMAN I Parigi Dinilai Abaikan Hak Gizi Siswa

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan mengatakan Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar pemerintah terus hadir di tengah masyarakat dengan memastikan seluruh program strategis sektor pangan berjalan optimal. Karena itu, pemerintah secara rutin melakukan pemantauan langsung terhadap distribusi pupuk, harga gabah, kondisi irigasi, koperasi desa, hingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Sigi, DPR, dan para petani yang dinilai berhasil mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan nasional.

Menurut Zulkifli Hasan, berbagai kebijakan pemerintah telah memberikan manfaat nyata bagi petani, di antaranya penurunan harga pupuk bersubsidi sekitar 20 persen, pembangunan pabrik pupuk baru, serta jaminan ketersediaan pupuk sebelum musim tanam.

Baca Juga:  Ratusan Pelajar di Parigi Moutong Hadiri Perayaan HAN 2024

Selain itu, pemerintah juga berkomitmen menjaga harga gabah agar tidak berada di bawah Rp6.500 per kilogram sehingga petani tetap memperoleh keuntungan yang layak. Bahkan di sejumlah daerah, harga gabah telah mencapai Rp7.500 per kilogram, yang berdampak pada meningkatnya nilai tukar petani dari sekitar 116 menjadi 127.

Ke depan, pemerintah juga akan memperkuat sektor protein melalui pengembangan perikanan tangkap dan budidaya. Program tersebut akan diwujudkan melalui pembangunan kawasan budidaya ikan berbasis bioflok di sekitar 40.000 desa secara bertahap, disesuaikan dengan potensi masing-masing wilayah.

Baca Juga:  Brida Innovation Week 2024 Resmi Dimulakan

“Kita ingin desa-desa menjadi mandiri pangan. Setelah beras, kita fokus pada protein agar Indonesia tidak hanya swasembada, tetapi juga menjadi salah satu eksportir ikan terbesar di Asia,” pungkas Zulkifli Hasan.

Sementara itu, Gubernur Anwar Hafid menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menyukseskan program swasembada pangan. Dukungan terhadap petani melalui penyediaan sarana produksi, pembangunan infrastruktur pertanian, serta penguatan kelembagaan petani akan terus menjadi prioritas pemerintah daerah.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *