Kapolda Sulteng: Polwan Bukan Sekadar Pelengkap Polri

oleh -4 Dilihat
oleh

PALU, KONTEKS SULAWESI Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Nasri menegaskan Polwan harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Pesan itu disampaikan saat memimpin peringatan HUT ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia (RI) Tahun 2026 di Swiss-Belhotel Silae, Palu, Selasa (1/9/2026).

Peringatan tersebut dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, Irwasda Kombes Pol Purwanto Puji Sutan, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng, para Kapolres/ta jajaran, Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng beserta pengurus, Koordinator Polwan, perwakilan Korps Wanita TNI, senior dan sesepuh Polwan, serta seluruh Polwan Polda Sulteng.

Mengusung tema “Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat”, Kapolda meminta tema tersebut tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Nasri, kontribusi Polwan tidak harus dimulai dari jabatan tinggi maupun tindakan besar. Pengabdian dapat diwujudkan melalui pelayanan yang tulus, pendampingan terhadap korban kekerasan, perlindungan anak, hingga upaya mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga:  Tambang Emas Buranga Picu Krisis Air, DPRD Desak Pemda Bertindak

Ia menegaskan, Polwan bukan sekadar pelengkap organisasi, melainkan menjadi salah satu kekuatan strategis Polri dalam menjalankan tugas kepolisian.

Karena itu, Polwan dituntut memiliki kemampuan kepolisian yang lengkap, mampu bertugas di lapangan, mengambil keputusan, memimpin, menghadapi situasi krisis, sekaligus menjunjung tinggi integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Masyarakat tidak akan menilai kita dari jenis kelamin. Masyarakat akan menilai anggota Polri dari profesionalisme, integritas dan manfaat yang kita berikan,” tegasnya.

Nasri juga mendorong Polwan semakin dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan publik.

Di antaranya turun ke sekolah, mendampingi kelompok perempuan, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba, mencegah perundungan, meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas, hingga ikut menciptakan lingkungan yang aman.

Menurutnya, keamanan tidak semata-mata dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kehadiran polisi yang mampu mendapatkan kepercayaan masyarakat.

“Keamanan bukan hanya persoalan penegakan hukum, keamanan juga lahir dari kehadiran Polisi yang dipercaya dan dicintai masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Warga Salusumpu Dilaporkan Hilang Ditemukan Meninggal Dunia

Di tengah perkembangan era digital, Kapolda mengingatkan seluruh anggota Polri bahwa setiap tindakan dapat dengan cepat menjadi perhatian publik.

Karena itu, ia meminta Polwan menjaga sikap, perilaku dan etika dalam menjalankan tugas maupun kehidupan sehari-hari. Polwan, kata dia, harus menjadi sosok yang layak diberitakan karena kebaikannya, bukan karena pelanggarannya.

Nasri juga mengingatkan Polwan untuk menjauhi gaya hidup berlebihan, hedonisme, penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, pungutan liar, serta berbagai perilaku yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Jaga kehormatan diri, jaga kehormatan keluarga, jaga kehormatan institusi,” pesannya.

Kapolda berharap Polwan Polda Sulteng mampu menjadi role model bagi masyarakat, perempuan Indonesia, generasi muda, maupun lingkungan kerja dengan menampilkan sosok polisi yang profesional, tegas, humanis dan berintegritas.

Ia mengajak seluruh Polwan menjadikan HUT ke-78 sebagai momentum untuk memperkuat semangat pengabdian melalui prinsip “Satu Polwan, Satu Keteladanan, Satu Polwan, Satu Kebaikan, Satu Polwan, Satu Perubahan.”

Baca Juga:  Wabup Sahid Wakili Parimo di Peringatan HUT Banggai ke-65

“Jangan pernah merasa bahwa kontribusi kita terlalu kecil, karena perubahan besar selalu dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Polwan kuat, Polri hebat, masyarakat aman dan bermartabat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan peringatan HUT ke-78 Polwan menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat pengabdian sekaligus meningkatkan profesionalisme Polwan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap seluruh Polwan Polda Sulteng terus menjadi teladan, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.

“Harapannya, Polwan Polda Sulteng semakin profesional, humanis dan berintegritas serta mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian dan hadirkan sosok Polwan yang dipercaya serta dicintai masyarakat,” tutupnya.

Sumber: Humas Polda Sulawesi Tengah.