Pemkab Parimo Perkuat Kompetensi Tenaga Konstruksi

oleh -17 Dilihat
oleh
Asisten I Setda Parigi Moutong Adrudin Nur membuka Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Tahun 2026 di Aula Kantor Dinas Pendidikan Parigi Moutong. Foto: Diskominfo Parigi Moutong.
Asisten I Setda Parigi Moutong Adrudin Nur membuka Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Tahun 2026 di Aula Kantor Dinas Pendidikan Parigi Moutong. Foto: Diskominfo Parigi Moutong.

PARIMO, KONTEKS SULAWESI Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) terus memperkuat kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja konstruksi melalui Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi serta Pengawasan Lapangan Pekerjaan Konstruksi Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Parigi Moutong, Senin (14/9/2026), dibuka secara resmi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Parigi Moutong, Adrudin Nur, S.Pd., M.Si., yang membacakan sambutan Bupati Parigi Moutong.

Dalam sambutan Bupati, ditegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran dan kecepatan penyelesaian pekerjaan. Kualitas, keselamatan, ketepatan waktu, efisiensi serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan.

Baca Juga:  Banjir Kasimbar Rendam Empat Desa, Akses Terputus

“Untuk itu, kualitas sumber daya manusia yang bekerja di sektor konstruksi menjadi sangat menentukan,” ujarnya.

Menurutnya, kompetensi tenaga pengawas lapangan juga menjadi faktor penting untuk memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, standar mutu dan ketentuan yang berlaku.

“Sertifikasi harus menjadi pengakuan bahwa seseorang memiliki kemampuan untuk melaksanakan tugasnya secara profesional sesuai bidang yang dikuasainya,” ungkapnya.

Bupati mengimbau seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta profesionalisme di bidang konstruksi.

Baca Juga:  Tanam Jagung di Lobu Mandiri, Kejati–Pemda Parimo Genjot Desa Mandiri Pangan

Ia juga menekankan agar pengawasan pekerjaan konstruksi dilakukan secara objektif, profesional dan berintegritas. Setiap ketidaksesuaian atau kekurangan yang ditemukan di lapangan harus segera disampaikan dan ditindaklanjuti.

“Setiap ketidaksesuaian atau kekurangan yang ditemukan di lapangan harus segera disampaikan dan ditindaklanjuti,” tegasnya.

Selain kualitas pekerjaan, aspek keselamatan dan kesehatan kerja menjadi perhatian utama. Menurut Bupati, keselamatan pekerja maupun masyarakat di sekitar lokasi proyek tidak boleh dikompromikan dalam setiap pelaksanaan pekerjaan konstruksi.

“Tidak boleh ada kompromi terhadap keselamatan para pekerja maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi pekerjaan,” jelasnya.

Baca Juga:  Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Harus Profesional

Bupati berharap pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan serta menjangkau semakin banyak tenaga kerja konstruksi di Kabupaten Parigi Moutong. Ia menilai peningkatan kompetensi akan menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan.

Mengakhiri sambutannya, Bupati secara resmi membuka Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi dan Pengawasan Lapangan Pekerjaan Konstruksi Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2026.

“Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, profesionalisme dan integritas tenaga kerja konstruksi sehingga mampu mendukung pembangunan daerah yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sumber: Diskominfo Parigi Moutong