Pencurian Peralatan Ancam Persiapan Atlet Panahan Parimo ke POPDA 2025

oleh -417 Dilihat
oleh
Lapangan latihan panahan di kompleks perkantoran Pemda Parimo, lokasi hilangnya sejumlah target butts yang berdampak pada persiapan atlet menuju POPDA 2025. Foto: IST

PARIMO, KONTEKS SULAWESI – Persiapan atlet cabang olahraga (Cabor) panahan Parigi Moutong (Parimo) menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2025 terancam terganggu akibat pencurian peralatan latihan berupa target butts di alun-alun Kota Parigi.

Pelatih panahan Parimo, Fikri Balla, mengungkapkan kekecewaannya atas maraknya pencurian fasilitas olahraga di kawasan kompleks perkantoran Pemda Parimo.

“Sudah berulang kali target butts latihan hilang, padahal hanya rangka besi dan papan target face saja,” ujarnya, Minggu (10/08/2025).

Menurutnya, minimnya pengawasan dan kurangnya petugas keamanan membuat fasilitas olahraga rentan dicuri. Tidak hanya panahan, perlengkapan Cabor lain pun ikut raib.

Baca Juga:  Pengeluaran Belanja dan Pembiayaan Parimo Masih di Bawah 50 Persen

“Sampai saat ini total enam target kami hilang. Terakhir, kemarin malam orang mencuri satu target yang sementara digunakan untuk pembinaan atlet POPDA,” ungkapnya.

Selain itu, pagar besi dan perlengkapan Cabor gateball juga ikut digasak maling. Fikri menegaskan, pencurian ini harus menjadi perhatian serius pemerintah dan pihak terkait dengan melakukan langkah pencegahan sejak dini.

Ia meminta Pemda Parimo bersama pihak kepolisian memberikan atensi khusus terhadap kasus ini, karena berdampak langsung pada pembinaan atlet di daerah.

“Saya sebagai pelatih sangat prihatin, karena pencurian ini mempengaruhi persiapan atlet menuju POPDA, Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB), dan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) ke depan,” jelasnya.

Baca Juga:  Siswa SDN Lemo Sumbang Medali Emas untuk Sulteng di O2SN 2024

Fikri menambahkan, sarana dan prasarana latihan tidak mungkin dibawa pulang oleh pelatih atau atlet lantaran keterbatasan transportasi, seperti mobil bak terbuka. Untuk saat ini, pihaknya hanya mengandalkan sisa peralatan yang ada.

“Untuk sementara kami hanya berlatih dengan sisa target butts yang ada demi menggenjot persiapan atlet menuju POPDA 2025,” pungkasnya.

Laporan: Tommy Noho

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *